Tanker Malaysia Bermuatan Solar Senilai Rp 5,2 Miliar Dibajak

333
Pesona Indonesia
Tanker Vier Harmonie yang diduga dibajak ABK-nya sendiri. Foto: istimewa
Tanker Vier Harmonie yang diduga dibajak ABK-nya sendiri. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kapal tanker MT Vier Harmoni yang mengangkut sekitar 900 KL solar senilai Rp 5,2 miliar dilaporkan hilang di perairan Pelabuhan Kuantan Malaysia pada Rabu (17/08/2016). Kuat dugaan, kapal berbendera Indonesia itu dibawa kabur oleh kru kapal (ABK) sendiri.

Hal ini disampaikan Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksaman Muda S. Irawan melalui Kepala Dispen Lantamal IV, Mayor Laut (KH) Josdy Damopolii melalui siaran persnya, Rabu (17/8/2016).

Josdy mengatakan Lantamal IV mendapat laporan dari petugas The Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) bahwa kapal tanker Vier Harmoni hilang di perairan mereka. Menanggapi laporan tersebut, Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang langsung melakukan penelusuran.

Pendalaman sementara kapal tidak dibajak perompak. Melainkan dilarikan oleh kru atau ABK nya sendiri. Kuat dugaan kapal dilarikan menuju Batam. Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang juga memastikan kapal tersebut berbendera Indonesia milik PT VIERLINES

“Sampai saat ini Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang terus mencari keberadaan kapal tersebut,” ujar Josdy.

Ditegaskannya, kesimpulan bahwa kapal tersebut tidak dibajak diperoleh setelah tidak adanya indikasi kekerasan pada kru kapal. Selain itu, berdasarkan koordinasi antara WFQR dengan MMEA, terungkap kaptel kapal Vier Harmoni sempat dua kali menghubungi agennya. Dari percakapannya, kapten kapal mengacam akan membawa kapal ke Batam. Diduga, hal ini dipicu masalah manajemen internal perusahaan.

“Panggilan terakhir kapten kapal sekitar jam 12.00 WIB, kapten kapal kembali menghubungi agennya akan masuk Batam, namun tidak memberikan posisi atau keberadaan MT Vier Harmoni,” ujarnya.

Hingga kini WFQR dan MMEA terus melakukan koordinasi dan pencarian untuk memastikan keberadaan dan status MT Vier Harmoni.

Sebelumnya, kapal tanker minyak MT Vier Harmoni disebut milik Malaysia. Kapal itu dikabarkan oleh otoritas Malaysia telah dibajak dan dibawa ke perairan Batam. Kapal yang berlayar dari pelabuhan Tanjung Pelepas, Malaysia, Senin (15/8) ini, membawa sekitar 900.000 liter solar senilai 400.000 dolar AS atau sekitar Rp 5,2 miliar (kurs Rp 13.163 per dolar AS).

Direktur Jenderal Malaysian Maritime Enforcement Agency, Ahmad Puzi Ab Kahar, berkata akan memulai sebuah operasi gabungan. “Kami telah berkomunikasi dengan mitra dari Indonesia pagi ini untuk memulai sebuah operasi gabungan,” katanya, kemarin. (spt/koranh bp)

Respon Anda?

komentar