3.582 Calhaj Embarkasi Batam Sudah Tiba di Arab Saudi

599
Pesona Indonesia

Tenda-jemaah-haji-asal-Indonesia.-Foto-istbatampos.co.id – Ketua Panitia Pelaksanaan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Marwin Jamal memastikan pihaknya terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan rombongan calon haji (calhaj) yang beberapa di antaranya sudah tiba di Arab Saudi. Yang paling sering dan tak bosan-bosan disampaikan adalah perihal menjaga kekompakan dan kesehatan selama menunaikan ibadah haji.

“Itu hal kecil yang tidak bisa disepelekan. Kekompakan satu sama lain akan memberikan banyak kemudahan ketika menunaikan ibadah haji. Kalau tidak sehat, ya bagaimana mau melaksanakan tahapan ibadah di sana,” kata Marwin, kemarin.

Ihwal kekompakan antarrombongan sudah ditekankan Marwin bahkan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Juga termasuk dalam materi ketika manasik haji. Dengan begitu diharapkan sudah terjalin kekompakan satu sama lain yang rata-rata baru saling kenal pada ibadah haji tahun ini.

“Kalau tidak kompak, nanti bisa saja ada masalah yang timbul. Yang tersesatlah, yang miskomunikasilah, karena itu jadi penting agar selalu kompak selama di tanah suci,” kata pria yang juga Kepala Kanwil Kemenag Kepri ini.

Sementara itu, laporan terakhir yang diterima panitia, suhu udara di Arab Saudi pada pelaksanaan haji tahun ini mencapai bisa mencapai 50 °C. Dengan suhu setinggi itu dan berbeda dengan di tanah air, Marwin meminta seluruh calhaj agar menjaga pola makan. “Jaga kesehatan dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan dan air putih,” ucapnya.

Rabu (17/8) kemarin, sebanyak 448 calon jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang 8 sudah berangkat ke Arab Saudi. Keberangkatan kloter ini sekaligus menggenapi 3.582 calhaj yang sudah tiba di tanah suci.

Sementara itu, hingga kini sudah ada tiga calhaj embarkasi Batam yang meninggal dunia di Arab Saudi. Dari laporan resmi PPIH Embarkasi Batam, disebutkan Martina Sabri Hasan (57) pemegang paspor B3074123 wafat di Medinah pada 14 Agustus. Lalu bertambah dua calhaj lagi Sukiman Bin Kariou Kromondiko (62) asal Indragiri Hilir pemegang paspor B37074198 dan Sarjono Bin Muhammad Amin (61) asal Indragiri Hilir pemegang paspor B3073952. Kedunaya wafat Senin (16/8) lalu. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar