Alasan PLN Batam Menaikkan Tarif Listrik

879
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – PLN Batam tetap mengajukan kenaikan tarif listrik rumah tangga sebesar 47 persen. Selain untuk menutup kerugian, Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Agus Subekti, mengaku tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga tak pernah naik sejak 2008.

“Kami bukan menaikkan, tapi penyesuaian tarif. Selama ini tarif listrik rumah tangga selalu kita subsidi. Jadi kami usulkan sama dengan tarif dasar listrik (TDL) nasional,” kata Agus usai rapat dengan Komisi II dan Komisi III DPRD Kepri di Graha Kepri Batam, Kamis (18/8).

Menurutnya, sampai saat ini belum ada tanda-tanda DPRD Kepri bakal menyetujui usulan tersebut. Namun, ia optimistis jika keingian PLN menyesuaikan tarif listrik rumah tangga dengan TDL nasional dapat terpenuhi. Dia menyebut, saat ini tarif listrik rumah tangga di Batam hanya Rp 900 per Kwh, sementara TDL Rp 1.300 per Kwh.

Kalau ini disetujui, kami komit untuk meningkatkan pelayanan,” sebut Agus.

Pada kesempatan itu juga terjadi perdebatan, beberapa anggota dewan menolak keinginan PLN menaikan tarif. Sebab, selama ini PLN dinilai tak transparan soal laporan keuangan, sehingga tak diketahui untung ruginya. Dan jika memang terjadi penyesuaian tarif, maka PLN harus komitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Semua pembahasan dalam rapat ini akan kita bahas kembali. Dan akan dikemukan pada rapat selanjutnya,” ujar Wakil Ketua 3 DPRD Kepri, Amir Hakim, mengakhiri rapat.(bpos)

Respon Anda?

komentar