Desa Batu Berapit Krisis Air Bersih

601
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja, Muhammad Umar, membenarkan bahwasanya di desa yang ia pimpin saat ini sedang mengalami krisis air bersih.

“Memang benar pak ketersedian air bersih mulai menipis, sebab sumber mata air mengalami kekeringan,” kata Kades Batu Berapit, Muhammad Umar, ketika dihubungi, Kamis (18/8).

Menurutnya sumber mata air yang digunakan saat ini yang berada di Gunung Padang Melang cukup memprihatinkan. Oleh sebab itu ia berharap kepada pemerintah daerah khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dapat membantu warganya yang kini mengalami kekeringan air bersih.

Karena kekeringan ini dirinya menawarkan solusi agar pipa yang yang melintas dari Desa Bukit Padi menuju Kelurahan Letung bisa dialihkan ke desanya atau pemerintah daerah dapat membuat suatu bendungan baru dari sumber mata air dari Gunung Maras Desa Batu Berapit.

Jika ada bendungan, maka sudah tentu warganya akan lebih mudah mendapatkan pasokan air bersih. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun bendungan itu tidak begitu besar anggarannya.

Kata Umar, sebelumnya pemerintah desa telah berupaya untuk melakukan komunikasi dengan pihak kecamatan. Namun hal itu belum direspon dengan baik, lagipula kewenangan itu menjadi tanggung jawab DPU. “Kita sudah lakukan komunikasi ke pihak kecamatan, tapi belum direspon,” ujarnya.

Ia juga membantah bahwa pemerintah desa tidak pernah melakukan upaya, sejauh ini pihaknya tetap terus merespon usulan yang disampaikan ke pihaknya. “Tidak benar pemerinta desa tidak perduli, hanya butuh waktu saja. Hal ini tentu harus melalui mekanisme dan aturan yang berlaku, masyarakat harus bersabar,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sahtiar mengatakan pihaknya akan melihat langsung ke lokasi. Sebab pipa yang dimaksud oleh desa itu ia belum tau persis kepastiannya. Artinya pipa itu terpasang apakah menggunakan anggaran Pemkab Anambas atau Pemprov Kepri.

Jika pembangunan itu menggunkan anggaran Pemkab maka ia berjaaji akan segera menindaklanjuti usulan yang disampaikan oleh warga. Namun jika pembangunan itu dilaksanakan oleh Pemprov tentu pihaknya akan berkoordinasi telebih dahulu.

“Dalam minggu ini, akan saya perintahkan staf DPU tinjau langsung ke masyarakat dan segera lakukan pennidakan selanjutnya,” ucap Sahtiar. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar