Dua Bulan Tak Kerja, Ayah Tiga Anak Ini Gantung Diri

1353
Pesona Indonesia
Polisi evakuasi jenazah korban bunuh diri di batuaji. Eusebius
Polisi evakuasi jenazah korban bunuh diri di batuaji. Eusebius

batampos.co.id – Panahatan Sianipar nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar tidur rumahnya di perumahan Taman Lestari, A3/13, RT03/RW15 kelurahan Kibing, Batuaji, Kamis (18/7) siang.

Pria 48 tahun itu bunuh diri saat dia sedang sendiri di rumahnya. Aksi bunuh diri ayah tiga anak itu baru ketahui setelah Meri Marbun istrinya pulang mengajar dari salah satu sekolah swasta di Batuaji sekitar pukul 14.00 WIB.

“Istrinya yang pertama tahu. Dia teriak minta tolong sambil nangis,” kata, salah satu warga di dekat rumah korban, Hadi.

Tariakan minta tolong Meri langsung direspon warga sekitar dan saat warga melihat ke dalam kamar korban sudah tak bernapas dan masih tertantung pada seutas tali yang diikat keatas plafon kamarnya.

“Hanya pakai kolor dia saat bunuh diri,” ujar Herman warga lainnya.

Warga melalui perangkat RT/RW setempat langsung menginformasikan kejadian itu ke Mapolsek Batuaji.

Anggota Polsek Batuaji dan Tim Inafis dari Mapolresta Barelang langsung turun melakukan olah TKP. Jenazah korban diturunkan dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji untuk divisum.

Informasi yang disampaikan warga sekitar, korban saat melakukan aksi bunuh dirinya memang sedang sendirian di rumah. Meri sang isteri yang merupakan kepala salah satu sekolah swasta di Batuaji sedang berada di sekolah begitu juga tiga anaknya juga sedang berada di sekolah.

“Dia memang sendirian di rumah kalau siang hari,” ujar Herman.

Siang kemarin sebelum ditemukan tewas gantung diri, Panahatan memang sempat dikunjungi Meri sang isteri sekitar pukul 10.00 WIB.

“Istrinya sempat pulang dan dia masih baik-baik saja. Tapi nggak nyangka siang setelah isterinya pulang dia sudah tak ada,” kata Sudi warga lainnya lagi.

Tidak ada kejadian atau persoalan yang menonjol dalam keluarga Panahatan selama ini. Namun menurut warga sekitar belakangan memang Panahatan terlihat sedikit depresi dengan kondisi kesehatannya yang kurang membaik sehingga dia tidak bekerja lagi.

“Katanya sakit Liver dia, sudah dua bulan tak kerja. Mungkin juga masalah itu kali ya. Kalau persoalan serius nggak ada juga setahu saya,” ujar Sudi.

Panahatan dikenal warga sebagai kontraktor proyek pembangunan rumah selama ini, namun karena kondisi kesehatannya kurang membaik, dia sudah tak kerja lagi sekitar dua bulan belakangan ini.

Kapolsek Batuaji kompol Andy Rahmansyah di lokasi kejadian belum bisa memastikan dugaan tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil visum dan keterangan dari keluarga korban untuk mengetahui penyebab pasti kenapa korban nekat bunuh diri.

“Informasi sementara ya seperti yang kita lihat di TKP. Laporan ada orang bunuh diri dengan cara gantung dan penyebab kenapa dia bunuh diri akan didalami lagi,” ujar Andy. (eja)

Respon Anda?

komentar