Hasil Survey Terbaru: Elektabilitas Ahok di Bawah 50 Persen

1069
Pesona Indonesia
Gubernur DKI Jakarta, Tjahaya Purnama alias Ahok. Foto: istimewa
Gubernur DKI Jakarta, Tjahaya Purnama alias Ahok. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKopi) menunjukan hasil survey yang mengejutkan terkait Pilgub DKI.

Keterpilihan atau elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta untuk Pilgub 2017 disebut stagnan, dengan angka di bawah 50 persen.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara KedaiKopi, Sri Aryani, dalam diskusi bertajuk ‘Ini Kata Publik Jakarta Tentang Calon Gubernur Mereka’

“Gubernur sekaligus calon petahana, Ahok tingkat elektabilitasnya tertahan di bawah, belum bisa melampaui 50 plus 1 persen. Elektabilitas Ahok pada survei periode ini hanya 47,9 persen. Bahkan pada pertanyaan terbuka, elektabilitas Ahok lebih rendah, hanya 44,5 persen,” ungkap Sri seperti dilansir INDOPOS (Jawa Pos Group), Kamis (18/8).

Survey tersebut dilakukan pada 11-13 Agustus 2016 kepada 400 responden yang tersebar secara proporsional di 40 kelurahan yang ada di DKI Jakarta. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dan pemilihan responden yang dilakukan secara acak.

Metode yang digunakan adalah sampel acak bertingkat, dengan margin of error 4,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sri mengungkapkan, dari tingkat elektabilitas survei kali ini, tercatat Ahok mengalami stagnasi. Disebut stagnan karena dalam survei-survei sebelumnya tingkat elektabilitas Basuki juga belum melampaui angka 50 plus 1 persen.
Adapun dari total responden, sebanyak 57 persen menyatakan sudah mantap dengan pilihannya. Sedangkan 36 persen lainnya menyebutkan bisa mengubah pilihannya untuk Pilkada DKI Jakarta.
“Untuk tingkat partisipasi dalam pilkada, sebanyak 87 persen responden mengatakan akan ikut dalam pemilihan,” tandas Sri. (jpg)

Respon Anda?

komentar