Jelang 200 Hari Kerja, Awe Buka 100 Hektar Percetakan Sawah Bukit Langkap

481
Pesona Indonesia
Bupati Lingga, Alias Wello, meresmikan pencetakan sawah dan tambak di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara.
Bupati Lingga, Alias Wello, meresmikan pencetakan sawah dan tambak di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, beberapa waktu lalu. Kini giliran Desa Bukit Langkap yang mendapat proyek percetakan sawah . foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Tepat dihari kemerdekaan RI yang ke 71, Pemerintah Kabupaten Lingga resmikan percetakan 100 hektare sawah di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur. Bukti bentuk kerja nyata pemerintah Kabupaten Lingga dibawah pimpinan Alias Wello bekerjasama dengan TNI AD melalui alokasi APBNP tahun 2016, menjadi kado istimewa bagi warga Lingga menyongsong terwujudnya lumbung padi nasional.

Danramil Daik Lingga, Kapten Inf Herwan Sahputra mewakili TNI AD Mabes TNI dan Kodim 0315 mengatakan, meski diefesiensi dari rencana awal percetakan 350 hektare sawah namun Pemda Lingga tetap mendapat prioritas 100 hektare. Percetakan sawah ini, katanya, akan menjadi langkah awal projek percetakan sawah tahun selanjutnya karena Kabupaten Lingga telah mendapat sorotan dan perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Pencetakan sawah ini tahap awal. Kita berharap ini berhasil dan kita akan lanjutkan dengan membuka hingga 1000 hekatare sawah lagi untuk Lingga,” ungkapnya didepan ratusan warga yang hadir, Rabu (17/8) kemarin.

Pantauan dilapangan, peresmian percetakan sawah tersebut ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kapten Inf Herwan Syahputra. Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Plt Sekda Lingga Said Parman, Asisten II Pemkab Lingga sekaligus Plt Kadis PU H Kasiman yang ikut turun langsung memantau areal percetak sawah. Dilokasi, terlihat satu unit alat berat backhoe yang akan langsung memulai pembukaan lahan usai peresmian berlangsung.

Menurut Syahputra, Kabupaten Lingga memiliki potensi yang besar dibidang pertanian. Terlebih menjadi penopang pangan wilayah pesisir Kepulauan Riau (Kepri). Dengan potensi tanah yang subur, sumber air yang melimpah dan lahan yang tersedia baik di Sungai Besar, Bukit Langkap, maupun Desa Panggak Darat yang juga telah disurvei akan sangat mudah bagi Kabupaten Lingga mewujudkan ketahanan pangan tersebut. Dibukanya 100 hektare sawah Bukit Langkap, kata Syahputra, akan menjadi percontohan bagi desa lain.

“Pak bupati sangat semangat. Saya melihat beliau, saya yang capek, saya bingung kapan beliau istrahat. Tentunya, semangat ini harus ditopang oleh bapak-bapak dan ibu-ibu semua mensukseskan sawah kita nanti,” jelas Syahputra lagi dihadapan warga transimigrasi Desa Bukit Langkap yang memang memiliki latar belakang petani tersebut.

Sementara itu, Alias Wello dalam sambutannya begitu optimis percetakan sawah kali ini akan menambah luas sawah yang ada di Lingga. Awe sapaan Bupati Lingga tersebut meresmikan lahan baru tersebut untuk segera dibuka dan ditanami padi.

“Insya Allah, awal Okober ini sudah bisa langsung ditanam,” kata Awe.

Dimasa kerja baktinya yang ke 200 hari untuk Kabupaten Lingga, percetakan sawah dari TNI AD menjadi kado istimewa yang juga bertepatan dengan hari kemerdekaan. Bukan hanya untuk kesuksesan Awe meyakinkan pemerintah pusat, namun juga kado kemerdekaan warga tani trasimigrasi yang telah lama merindukan percetakan sawah sejak berdomisili di Lingga tahun 80-an lalu. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar