Lahan Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api 24 Jam

728
Pesona Indonesia
PADAMKAN : Petugas Damkar Pekanbaru berupaya memadamkan api yang membakar lahan dan hutan di Jalan Naga Sakti stadion utama, Pekanbaru. Kamis (18/8/2016). Foto : ARIEF BUDI KUSUMA/RIAU POS
PADAMKAN : Petugas Damkar Pekanbaru berupaya memadamkan api yang membakar lahan dan hutan di Jalan Naga Sakti stadion utama, Pekanbaru. Kamis (18/8/2016). Foto : ARIEF BUDI KUSUMA/RIAU POS/jpg

batampos.co.id – Kamis (18/8) mungkin menjadi hari yang terberat bagi petugas pemadam kebakaran lahan dan hutan (karlahut) Kota Pekanbaru. Di hari itu, sebanyak 6 titik dari lokasi yang berbeda terbakar. Luasnya pun juga beragam. Dari luas 1 Hektare hingga 10 Hektare.

Sirene mobil pemadam kebakaran (damkar) terdengar meraung-raung melaju ke arah Jalan Dharma Bakti Ujung, Kecamatan Payung Sekaki. Siang itu dikabarkan telah terjadi kebakaran lahan disana. Lokasinya, masuk dari perumahan beringin dekat dengan Jalan Dhatma Bakti. Setidaknya 2 unit mobil damkar mengarah kesana siang itu.

Lahan yang terbakar cukup luas memang. Menurut perhitungan petugas, luasnya mencapai 10 hektare. Tak ayal, kabut asap mengepul membumbung langit disekitar lokasi. Padahal, upaya pemadaman telah dilakukan sejak kemarin. Namun sampai sore hari petugas masih silih berganti melakukan upaya pemadaman.

Dilokasi lain, tepatnya dibelakang stadion utama Riau juga terjadi kebakaran lahan. Jumlahnya tak begitu luas. Namun, petugas gabungan karlahut juga nampak berjibaku memadamkan api. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Kota Pekanbaru Burhan Gurning kepada Riau Pos mengatakan setidaknya ada 6 titik kebakaran lahan pada hari itu.

Dikatakannya lokasi kebakaran lahan rata-rata berada di wilayah Kecamatan Payung Sekaki. Seperti di Jalan Rajawali Sakti Ujung, Jalan Dharma Bakti Ujung, Jalan Riau Ujung, Jalan Senantiasa, Jalang Nagasakti (Belakang Stadion Utama) dan Jalan Soekarno Hatta. Dengan total lahan yang terbakar mencapai 6 lokasi yang berbeda.

Dalam upaya pemadaman, lanjut Burhan pihaknya menurunkan 12 unit armada. Setiap unit diposkan sebanyak 6 orang petugas.”angota dan armada kami ada yang sudah sejak kemaren padamkan api. Pokoknya sudah 24 jam lah diluar. Ya kami sift-sift juga. Tapi itulah. Kasihan petugas,” sebutnya kepada Riau Pos (Jawa Pos Group).

Dari ke enam lahan tersebut, dugaan sementara pihaknya ada 1 lahan yang sepertinya sengaja dibakar. Yakni lahan yang terletak di Jalan Dharma Bakti Ujung. Karena pada tahun 2015 kemaren, lokasi tersebut juga mengalami kebakaran. Namun kali ini sedikit lebih luas.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan juga TNI. Kami berharap masyarakt agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Kayak hari ini semuanya keteteran. Karena pembakaran lahan sudah masuk tindak pidana. Kalau memang masih ada juga yang mau bakar ya siap-siap terima resikonya,”sebutnya mengingatkan.

Kapolsek Tampan, AKP Rezi Dharmawan dilokasi kebkakaran menjelaskan, bahwa api diduga berasal dari sebelah utara menjalar ke arah selatan.

” Atas kebakaran ini kami menurunkan sepenuhnya tenaga personil memadamkan api. Secara manual kami matikan dengan menggunakan air dalam ember dan dibantu oleh pemadam kebakaran,” jelas Rezi.

Ia mengaku saat ini sedang menyelidiki pelaku pembakar lahan tersebut. Hingga saat ini pihaknya memeriksa beberapa saksi untuk mengungkap pelaku pembakar lahan itu.

“Saat ini pelakunya masih kami selidiki, kami belum tahu siapa membakarnya,” ungkap Rezi.(jpg)

Respon Anda?

komentar