Lomba Panjat Pinang di SMP 2 Binaan Tebing Meriah

814
Pesona Indonesia
Para pelajar secara berkelompok berusaha menaiki pohon pinang untuk mendapatkan hadiah yang disediakan oleh pihak sekolah.foto:tri haryono/batampos
Para pelajar secara berkelompok berusaha menaiki pohon pinang untuk mendapatkan hadiah yang disediakan oleh pihak sekolah.foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, diisi dengan berbagai kegiatan permainan rakyat. Salah satunya Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Binaan Tebing, yang melakukan permainan rakyat yang diikuti oleh para siswa.

”Ini sebagai bentuk bukti pembelajaran bagi anak-anak kita untuk menghargai kemerdekaan. Dan harus diteruskan bagi generasi berikutanya. Salah satunya, permainan rakyat yang saya kira mereka belum pernah menikmati saat ini,” jelas Kepala sekolah SMPN 2 Binaan Tebing Raja Hernayati, di sekolah, Kamis (18/8).

Dikatakan, dalam mengisi kemerdekaan saat ini bagi pelajar harus lebih giat lagi menuntut ilmu terutama bagaimana mengukir prestasi. Sehingga, tidak sia-sia orangtua terdahulu yang memperjuangan negeri kita untuk merdeka dari penjajahan. Salah satunya, yang menarik perhatian pelajar yaitu panjat pinang. Permainan tersebut secara tidak langsung ada pendidikan karakter.

”Jadi para pelajar sebagai penerus bangsa. Ketika menjadi pemimpin harus mempunyai tatarama, sopan santun dan menghargai orang lain. Anda bisa lihat, panjang pinang anak-anak bersama-sama bertanggungjawab dan saling membantu untuk mendapatkan sesuatu secara gotong royong,” tuturnya.

Sehingga, generasi muda kedepan benar-benar mempunyai karakter kepribadian yang rendah hati. Saling hormat menghormati, akhlat yang mulia dan disaat mempunyai pekerjaan mereka tidak sombong. Pendidikan karakter, dimulai sejak dini mulai di sekolah menengah pertama kita arahkan mereka untuk menjadi pelajar yang rendah hati.

“Karena, selama ini pemerintah selalu mengelu-elukan pendidikan karakter. Nah, di momen kemerdekaan RI inilah kita bisa implementasikan kepada pelajar melalui permainan rakyat,” ungkap wanita berjilbab ini.

Berbagai permainan rakyat disugukan oleh pihak sekolah, yang sebelumnya melaksanakan proses belajar mengajar selama 2 jam. Adapun permainan rakyat yang diikut pelajar yaitu makan kerupuk, ambil koin yang ditempelkan di buah pepaya, tarik tambang, panjang pinang, menaruh air dalam pipa, estapet karet dengan sendok.

”Asyik bang, walaupun panas-panas saya tetap semangat ingin mengibarkan bendera merah putih di atas pohon pinang,” ungkap salah seorang pelajar yang langsung menaiki pohon pinang yang sudah dilumuri minyak.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar