Pecinta Kopi Kepri Beri Penghormatan Terakhir kepada Kedai Kopi Hawai

653
Pesona Indonesia
ecinta Kopi di Kepri ikut serta membantu TNI membersihkan puing-puing bangunan di Jalan Berdikari, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintim, Kamis (18/8). foto:harry/batampos
ecinta Kopi di Kepri ikut serta membantu TNI membersihkan puing-puing bangunan di Jalan Berdikari, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintim, Kamis (18/8). foto:harry/batampos

batampos.co.id – Musibah kebakaran yang meludeskan 26 ruko dan 2 rumah di Jalan Berdikari, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) beberapa waktu lalu telah menyimpan duka lara terhadap komunitas pecinta kopi di Kepri. Karena insiden lautan api yang terjadi di Kawasan Kota Lama tersebut telah menghanguskan kedai kopi legendaris di tanah melayu ini yaitu Kedai Kopi Hawai.

Kedai kopi yang berdiri diera tahun 70-an itu banyak mengukir kisah-kisah unik dari berbagai kalangan. Mulai dari tukang bangunan hingga para pejabat yang duduk di kursi Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Pusat pasti pernah merasakan nikmatnya Kopi Hawai yang beraroma khas itu. Karena banyak ide-ide dan gagasan cemerlang yang lahir dari penikmat kopi ketika menyeruput olahan biji kopi dari tangan sang pemilik kedai tersebut. Bahkan kedai kopi yang dibangun dengan bahan kayu berukuran 8×6 meter itu masih menjadi idola bagi pecinta kopi walaupun peracik kopi berjamuran di luar Kota Kijang.

Pecinta kopi asal Kota Batam, Fandri mengatakan sebagai bentuk penghormatan terakhir, ia beserta puluhan pecinta kopi dari berbagai suku di Kepri melakukan bakti sosial (baksos) membersihkan puing-puing bangunan dan barang dari peninggalan Kedai Kopi Hawai.

“Dengan rasa solidaritas, pecinta kopi di Kepri membersihkan puing-puing bangunan Kedai Kopi Hawai. Ini juga sebagai bentuk penghormatan terakhir kami,” katanya usai membersihkan bangunan Kedai Kopi Hawai, Kamis (18/8).

Nama Kopi Hawai, kata dia, sudah melekat dihati para pecinta kopi di Kepri. Bahkan pecinta kopi dari negara lain juga mengenal dan mengaku pernah mencicipi nikmatnya Kopi Hawai tersebut. Itu semu diketahuinya ketia ia memposting foto kebakaran Kedai Kopi Hawai di akun Facebook (FB) miliknya.

“Ketika saya upload foto Kedai Kopi Hawai yang masih berdiri dan telah terbakar hingga rata dengan tanah di akun FB. Tiba-tiba saja banyak yang komentar dan mengucapkan duka cita. Bahkan ungkapan itu dituliskan oleh para pecinta kopi dari Singapura, Malaysia, dan Cina,” akunya.

Sementara pecinta kopi tempatan, Ringga mengatakan meskipun Kedai Kopi Hawai tak ada lagi akibat kebakaran, masyarakat Kepri masih bisa menikmati cita rasa khas Kopi Hawai. Karena anak dari pemilik Kopi Hawai, Atek telah diwariskan ilmu meracik rempah kopi tersebut. Dia, juga mendirikan kedai kopi dengan label Kedai Kopi Kawan Lama

“Kami sangat sedih dan merasa kehilangan kedai kopi legendaris itu. Tapi kami masih tetap bisa menikmati cita rasa kopi itu karena penerus pembuat kopi tersebut masih ada,” katanya.

“Kalau mau nikmati Kopi Hawai, datang ke Kedai Kopi Kawan Lama. Kedai itu berdiri tak jauh dari Kedai Kopi Hawai dan merupakan generasi keduanya. Karena yang meracik kopi dari anak pemilik kedai kopi hawai itu sendiri,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar