Pesawat Latih Jatuh di Sawah Tasikmalaya Jabar

1242
Pesona Indonesia
 Pesawat Viper 28 yang jatuh di sawah kampung Kiarakoneng, Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten t asikmalaya, Kamis (18/8/2016). Foto: Asep Saefullah/Radar Tasikmalaya/JPNN.com
Pesawat Viper 28 yang jatuh di sawah kampung Kiarakoneng, Desa Kujang Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten t asikmalaya, Kamis (18/8/2016). Foto: Asep Saefullah/Radar Tasikmalaya/JPNN.com

batampos.co.id – Pesawat latih jenis Viper PA 28 yang mengundara di lagit Tasikmalaya tiba-tiba mati mesin, Kamis (18/8/2016) sore. Akibatnya, sang pilot terpaksa melakukan pendaratan darurat.

Namun sayang, saat mendarat di persawahan kampung Kiarakoneng, Desa Kujang, Kecamatan  Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pilot tidak bisa berbuat banyak. Akibatnya pesawat mendarat dengan posisi akhir terbalik.

Kepala Penerangan Lanud Wiriadinata Kota Tasikmalaya, Lettu Sus Ruslan Rambe menjelaskan bahwa pesawat yang jatuh itu dari sekolah penerbangan Perkasa Flight School.

“Itu pesawat dari sekolah penerbangan, bukan dari lanud,” katanya saat dihubungi, Kamis (18/8/2016).

Beruntung, tiga orang awak di dalam pesawat nahas tersebut selamat. Meski mengalami luka-­luka. Mereka segera mendapatkan penanganan medis.

Pesawat latih itu diawaki seorang instruktur yakni Capt Yoshafat Lintang Nitibaskara, 22, dan dua siswanya, yakni M. Arif Radifan dan M Fadli Radifan.

Mereka sedang melakukan training area dalam rangka latihan rutin dengan rute Nusawiru­Cipatujah.

Namun di tengah perjalanan, mesin mati sehingga pesawat hilang kotak. “Informasi dari ATC (Bandara) Nusawiru (Pangandaran), pesawat lost contact pukul 15.00,” terangnya.

Kapolsek Karangnunggal Kompol Jefri menambahkan bahwa pesawat latih jenis Viper PA  28 Nomor PK PBG itu jatuh dari ketinggian 1000 kaki. Sebelum jatuh, pesawat itu mau kembali  ke  Bandara  Nusawiru, Pangandaran.

Namun saat melewati daerah Karangnunggal, pesawat mengalami trouble. Baling­baling  pesawat latih warna putih itu tidak berfungsi dan tidak berputar sehingga pesawat  jatuh di persawahan warga.

Untuk antisipasi, ketiga awak pesawat dibawa ke UPTD Puskesmas Kecamatan Karangnungggal untuk diberikan perawatan.

Polisi juga sudah memberi police line di TKP agar masyarakat tidak mendekati lokasi kejadian.

Untuk memastikan penyebab pesawat jatuh, pihaknya masih menunggu penyelidikan tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). (rga/dik/nay/jpnn/jay)

Respon Anda?

komentar