Waduh, 15 Hektare Lahan di Sijunjung Kembali Terbakar

886
Pesona Indonesia
API PADAM: Kapolres Sijunjung AKBP Dody Pribadi saat meninjau lokasi kebakaran lahan di Kenagarian Padang Sibusuk, Kamis (18/8)--hendri/padang ekspres
API PADAM: Kapolres Sijunjung AKBP Dody Pribadi saat meninjau lokasi kebakaran lahan di Kenagarian Padang Sibusuk, Kamis (18/8). Foto: hendri/padang ekspres/jpg

batampos.co.id – Maraknya kebakaran lahan yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa titik lahan di kabupaten Sijunjung, menjadi perhatian serius Kapolres Sijunjung AKBP Dody Pribadi dan Dandim 0310. Kapolres menegaskan, dirinya akan melakukan tindakan tegas terhadap siapa yang melakukan pembakaran lahan secara sengaja.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres saat meninjau lokasi kebakaran lahan dan hutan seluas kurang lebih 15 hektar yang terjadi pada selasa (16/8) di jorong Kapalo Koto kenagarian Padang Sibusuk, kecamatan Kupitan bersama pihak BPBD Sijunjung, Dandim 0310/SSD, Dinas Kehutanan, Camat Kupitan, Wali Nagari Padang Sibusuk serta Kepala Jorong.

“Kita akan tindak tegas sesuai dengan aturan hukum, siapa saja yang terbukti secara sah dan sengaja melakukan pembakaran lahan dan hutan, Pasalnya, Karhutla tergolong kejahatan luar biasa karena dapat menimbulkan dampak secara luas bagi masyarakat,” tegas Kapolres Sijunjung didampingi Dandim 0310/SSD Letkol.Inf.Zusnan Hadi Hudaya.

Dody Pribadi beserta Dandim juga sudah mengintruksikan kepada seluruh jajaran Polsek dan Koramil untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku dan melakukan upaya pemadaman dengan berkoordinasi bersama pihak terkait, seperti BPBD, pihak kecamatan, wali nagari dan jorong serta warga jika terjadi kasus kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing.

“Kebakaran lahan yang sudah beberapa kali terjadi di wilayah Sijunjung beberapa waktu belakangan harus menjadi perhatian kita, makanya kita himbau, jika terjadi kebakaran lahan atau hutan, mari kita lakukan tindakan pemadaman bersama, dan kita akan melakukan penyelidikan terhadap kemungkinan unsur sengaja,” tuturnya seperti diberitakan Padang Ekspress (Jawa Pos Group), hari ini (19/8).

Kapolres menghimbau agar seluruh elemen masyarakat dan pihak perusahaan, bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kapolres menegaskan, bahwa dirinya akan menindak siapapun yang kedapatan melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja, karena dampaknya akan merugikan masyarakat dan negara.

Sementara itu, Kepala BPBD Sijunjung, Hardiwan mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah memerintahkan kepada seluruh anggota Damkar di BPBD Sijunjung untuk selalu siaga dan waspada dalam menghadapi laporan dari warga masyarakat jika terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Kita selalu siap siaga dalam menghadapi kebakaran, baik itu kebakaran hutan dan lahan maupun bencana kebakaran lainnya,” ujarnya.

Pantauan Padang Ekspres, saat Kapolres, Dandim, dan Dinas Kehutanan melakukan peninjauan di lokasi kebakaran di Kenagarian Padang Sibusuk kemarin (18/8), terlihat kepulan asap masih mememnuhi lokasi kebakaran. Bahkan pantauan di lapangan terlihat ada beberapa titik yang diduga rawan terhadap munculnya titik api baru.(jpg)

Respon Anda?

komentar