Anggota DPR RI Sarankan Asrama Haji Batam Jadi Milik Pemprov Kepri

951
Pesona Indonesia
Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Zulfadhli mengunjungi pelaksanaan pemberangkatan jemaah calon haji embarkasi Batam, Jumat (19/8). foto:faradila/batampos
Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Zulfadhli mengunjungi pelaksanaan pemberangkatan jemaah calon haji embarkasi Batam, Jumat (19/8). foto:faradila/batampos

batampos.co.id – Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Zulfadhli mengunjungi pelaksanaan ibadah haji embarkasi Batam, Jumat (19/8). Dalam kunjungan bertujuan pengawasan pelaksanaan ibadah haji tersebut, Zulfadhli juga menyempatkan diri meninjau langsung fasilitas Asrama Haji Batam, sebagai pemondokan Jemaah Calon Haji yang terbang melalui Embarkasi Batam.

Kepada PPIH Embarkasi Batam, Zulfadhli menyarankan ada baiknya bilamana Asrama Haji yang masuk dalam aset Badan Pengusahaan (BP) Batam ini bisa dihibahkan menjadi miliki Pemprov Kepri. “Dengan begitu bisa lebih fleksibel penganggarannya. Karena sama-sama disadari, masih ada sejumlah fasilitas di sini yang mesti dibenahi,” ujarnya.

Politisi asal Partai Golkar ini bahkan menjajikan, Komisi VIII DPR RI akan membantu pengajuan anggarannya bilamana aset ini sudah diserahterimakan menjadi milik pemerintah daerah. Ia meyakini hal tersebut bukan mustahil untuk dilakukan.

“Jika bisa dikelola oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya yakin bisa ditingkatkan karena DPR Ri akan membantu meningkatkan fasilitasnya melalui APBN. Saya kira itu opsi yang paling baik saat ini”, ujarnya.

Sekretaris PPIH Embarkasi Batam, Syahbudi menerima saran tersebut. Ke depan, akan ada pembicaraan lanjutan mengenai masukan tentang pengalihan kepemilikan aset BP Batam ini dengan instansi terkait. “Tentu itu masukan yang baik,” ucapnya.

Kemudian, bersama Syahbudi dan jajaran panitia lainnya, Zulfadhli juga diajak dan dipersilakan menengok langsung proses keberangkatan JCH Kloter 11 di Bandara Hang Nadim Batam. Sesaat setelah proses boarding Zulfadhli pun diperkenankan oleh awak pesawat SAA nomor penerbangan SV 5517 untuk menyapa kepada jamaah calon haji yang sudah siap membawa mereka ke Tanah Suci.

Diawali dengan memperkenalkan diri, Zulfadhli mengatakan kunjungannya ke Embarkasi Batam dalam rangka untuk melaksanakan tugas sebagai anggota DPR RI untuk memantau penyelenggaraan ibadah haji di Embarkasi Batam. “Seluruh anggota DPR Komisi VIII hari ini ditugaskan untuk memantau penyelenggaraan ibadah haji di embarkasi yang ada di Indonesia. Karena saya berasal dari daerah pemilihan Kalimantan Barat, maka saya ditugaskan memantau di Embarkasi Batam dimana jamaah calon haji asal Kalimantan Barat bergabung di sini. Saya mengucapkan selamat jalan dan semoga menjadi haji dan hajjah yang mabrur”, kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Zulfadhli mengatakan pengawasan yang dilakukan pihaknya bukan saja di embarkasi saja tetapi juga hingga penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi. Zulfadhli mengatakan DPR sudah meminta kepada Pemerintah melalui Kementerian Agama agar tragedi Mina tahun lalu tidak pernah terulang lagi.

“Kita sepakat bahwa pelayanan ibadah haji dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, semakin baik. Namun memang tahun lalu ada tragedi Mina yang tidak bisa kita elakkan. Saya minta kepada jamaah calon haji untuk benar-benar memasang niat bahwa perjalanan haji ini hanya untuk beribadah kepada Allah, jangan ada niat yang kurang baik. Biasanya jika ada niat yang kurang baik akan mendapatkan cobaan dari Allah SWT”, pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar