Nurdin : Kalau Bisa Jangan Ada Kenaikan Listrik Rumah Tangga

972
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat hadir dalam RUPS  Bank Riau Kepri. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri Nurdin Basirun. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Terkait pengajuan PLN Batam tentang tarif listrik rumah tangga sebesar 47 persen, Gubernur Kepri Nurdin Basirun berharap tidak ada kenaikan tarif listrik sehingga berdampak langsung pada masyarakat.

“Yang lama-lama ajalah dipakai dulu. Kalau bisa, saya minta jangan ada kenaikan,” kata Nurdin usai menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Raya Batam, Jumat (19/8).

Mantan Bupati Karimun ini mengungkapkan hendaknya kenaikan tarif mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.

“Masyarakat sekarang lagi sulit, yang normal-normal saja, dipelajari dulu dari segala aspek, seperti (aspek) ekonomi,” tambahnya.

Terkait alasan PLN Batam mengajukan kenaikan (penyesuaian) tarif seperti yang diungkapkan, Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Agus Subekti, bahwa selain untuk menutup kerugian, pengajuan itu juga karena tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga Batam tak pernah naik sejak 2008.

“Kalau pemerintah masih mampu subsidi, subsidi saja untuk masyarakat ini tapi kalau industri perlu pertimbangan lain,” tutup Nurdin.

Sementara itu, rencana kenaikan tarif tersebut menuai penolakan dari masyarakat, seperti yang disampaikan Warga Perumahan Puriagung 2 Seibeduk, Catur.

“Keberatan pastinya. Sekarang saja Rp 380 ribu sampai Rp 400 ribu, kalau naik 47 persen bisa Rp 600 ribu bahkan sampai Rp 700 ribu,” pungkasnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar