Polisi Tembakmati WN Malaysia, Lew Keng Wah

1899
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Lew Keng Wah mergang nyawa saat peluru bersarang didadanya.

Warga Malaysia ini ditembak Polisi karena mencoba merebut senjata petugas dan berupaya kabur dini hari tadi pukul 03.00 WIB, Sabtu (20/8).

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, Lew Keng Wah merupakan target utama kepolisian yang selama ini diburu.

“Dia ini DPO kami, karena dia punya peran besar sebagai pengendali narkoba dari Malaysia ke Indonesia,” ucap Boy.

Boy menjelaskan, tertembaknya Lew Keng Wah bermula saat anggota hendak membawa yang bersangkutan untuk pengembangan ke wilayah Bekasi, Jawa Barat atas kasus narkoba, yakni sabu.

‎Sebelum menembak yang bersangkutan, anggota sudah memberikan peringatan namun tidak dihiraukan.

Alhasil anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak Lew Keng Wah hingga mengenai bagian dadanya.

“‎Awalnya dia memohon untuk turun dari mobil dengan alasan kencing. Namun pada saat mau turun secara tiba-tiba dia merebut senjata yang ada di pinggang salah satu petugas,” ucap Boy.

Akibatnya terjadi pergumulan dan terjadi letusan senjata mengenai kaca mobil bagian depan. Melihat kejadian itu, petugas lainnya berusaha membantu mengamankan tersangka untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Sampai akhirnya dia ditembak dan dilarikan ke RS Polri,Kramatjati, Jakarta Timur. Tapi dalam perjalanan ‎meninggal dunia. Saat ini jenazahnya masih di RS Polri,” ungkap jenderal bintang dua itu.

‎Sebelumnya pada Jumat (19/8) pukul 22.30 WIB, kepolisian berhasil mengamankan Sardiyanto alias Yangke (WNI) dan Warga Negara Malaysia, Lew Keng Wah di parkiran Mall Off Indonesia  Kelapa Gading Jakarta Utara.

Dari tangan Sardiyanto, polisi menyita barang bukti satu kardus besar berisikan 20 bungkus yang masing-masingnya berisi 1 kilogram sabu. Sehingga totalnya ada 20 kilogram, yang disimpan dalam bagasi mobil jenis Honda City dengan nomor polisi H 7369 AM.

Lalu dari tangan Lew Keng Wah disita barang bukti berupa dua buah HP, paspor dan tas berisikan kartu identitas dan kartu – kartu lainnya.

Selanjutnya dilakukan pengembangan dengan membawa Lew Keng Wah ke hotel Cabin Kelapa Gading Jakarta Utara untuk dilakukan penggeledahan.

Setelah dari hotel tersangka kembali dibawa untuk menunjukan tersangka dan jaringan lainnya ke daerah Bekasi, hingga ditengah perjalanan Lew Keng Wah berupaya merebut senjata petugas dan berakhir dengan tembakan di dadanya. (elf/JPG)

Respon Anda?

komentar