Dishub Karimun Tertipkan Parkir di Wilayah Pelabuhan

180
Pesona Indonesia

Dilarang-parkir-inap-foto-dbatampos.co.id – Untuk mengantisipasi terjadi kemacetan dikawasan pelabuhan, Dinas Perhubangan kabupaten Karimun, sudah sepekan lalu memasang tanda dilarang parkir inap disekitaran area pelabuhan termasuk di depan halaman rumah dinas Bupati. Tujuannya, tidak lain agar lalulintas di daerah tersebut supaya lancar dan tidak semprawut akibat parkir kendaraan roda empat yang menginap beberapa hari.

”Benar, saat ini masih dalam tahap sosialisasi dahulu kepada masyarakat. Dengan memasang garis line yang diberi tanda P dilingkari garis merah, tandanya dilarang parkir disekitar wilayah pelabuhan. Termasuk depan rumah dinas Bea dan Cukai,” jelas Kabid Perhubungan Darat Dishub kabupaten Karimun Elviyendra, di Tanjungbalai Karimun kemarin (20/8).

Dikatakan, larangan parkir inap tersebut setelah dilakukan evaluasi beberapa bulan lalu. Dan diputuskan, tidak diperbolehkan lagi memarkirkan kendaraan diwilayah pelabuhan kepada masyarakat. Artinya, larangan tersebut diberlakukan secara permanen yang didukung oleh pihak Satlantas Polres Karimun.

” Supaya rapih. Dan ada jalan alternatif, apabila masyarakat yang membawa mobil maupun angkutan umum yang ingin menurunkan penumpang silahkan melalui arah pelabuhan. Sebaliknya, bagi masyarakat yang tidak ada tujuan ke pelabuhan bisa lurus melewati rumah dinas Bupati,” tuturnya.

Ditanya apabila masih ada masyarakat yang membandel, memarkirkan kendaraannya disektiar wilayah pelabuhan apakah ada sanksi yang diberikan kepada pengguna kendaraan. Dengan tegas ia mengatakan, apabila kedapatan masih ada kendaraan yang memarkirkan ditempat tersebut. Maka, tidak tanggung-tanggung untuk dilakukan penilangan oleh pihak Satlantas Polres Karimun.

” Sesuai kesepakatan kita dengan pihak Satlantas. Maka, kendaraan yang masih memarkirkan ditempat yang sudah dilarang langsung di lakukan penilangan oleh Satlantas Polres Karimun,” jawabnya.

Untuk itu pihaknya, telah menempatkan petugas diseputar larangan parkir inap. Supaya memberitahukan kepada masyarakat, agar tidak memarkirkan kendaraannya ditempat tersebut. Dan dipersilahkan, parkir di ex belakang tangsi yang sudah dipersiapkan untuk parkir biasa maupun parkir inap.

” Seperti kemarin, ada satu unit kendaraan. Apabila hingga sore tidak datang pemiliknya, maka kita langsung pindahkan secara paksa. Karena, lokasi tersebut akan dipergunakan untuk upacara HUR RI dilingkungan Pemkab Karimun,” kata Elvi.

Sementara salah seorang tukang parkir Ucok mengungkapkan, kebijakan yang dilakukan oleh Dishub Karimun sangat bagus sekali. Sebab, rata-rata pemilik kendaraan memarkirkan kendaraannya hingga berhari-hari dan membayar parkirpun tidak sesuai. Kadang, seenaknya saja parkir sendiri dengan kendaraan tidak pas dan memakan jalan.

” Baguslah. Kita sudah arahkan, ke tempat parkir belakang tangsi mereka sering beralasan hanya sebentar saja sore pulang,” singkatnya.(tri)

Respon Anda?

komentar