Batam Darurat Narkoba, RT Diminta Lebih Peka Dengan Aktifitas Mencurigakan

487
Pesona Indonesia
Tangkapan sabu dalam jumlah besar. Foto: istimewa
Tangkapan sabu dalam jumlah besar. Foto: istimewa

batampos.co.id – Peredaran narkotika di Batam dinilai masuk kategori darurat. Sebab, selain menjadi jalur utama penyelundupan, Batam kini menjadi lokasi untuk memproduksi barang haram tersebut.

Wakapolresta Barelang, AKBP Hengky mengatakan pemberantasan narkotika tersebut dimulai dari jalur penyelundupan seperti di pelabuhan resmi dan pelabuhan tikus.

“Yang menjadi perhatian kita dari jalur tikus. Beberapa kali kita lakukan pengintaian dan didapatkan penyelundupan di sana (pelabuhan tikus),” ujar Hengky di Mapolresta Barelang, kemarin.

Dia menjelaskan selain memperketat pengawasan di pelabuhan tikus, pembasmian narkotika dilakukan di tempat hiburan malam (THM) atau diskotek.

“Dari pemantauan dan penyelidikan, tempat yang diduga peredaran narkotika sudah di lingkungan masyarakat,” terangnya.

Menurutnya, dalam pemberantasan narkotika dibutuhkan peran aktif masyarakat. Terutama perangkat RT dan RW untuk mengawasi lingkungannya.

“RT harus lebih peka. Jika ada yang mencurigakan segera laporkan kepada polisi. Informasi sedikit apapun akan membantu kita,” terangnya.

Hengky menambahkan khusus kepada masyarakat yang memberikan informasi nantinya akan mendapatkan perlindungan dari pihak kepolisian.

“Kepada masyarakat yang memberikan informasi jangan takut. Pasti akan kita lindungi,” tutupnya. (opi)

Respon Anda?

komentar