Ekowisata Berbasis Masyarakat Potensial di Lingga

1132
Pesona Indonesia
Bupati Lingga, Alias Wello membuka seminar kebangsaan. foto:hasbi/batampos
Bupati Lingga, Alias Wello membuka seminar kebangsaan. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Mendukung program pariwisata Pemerintah Kabupaten Lingga, mahasiswa KKN Kebangsaan 2016 menggelar Seminar Ekowisata. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kecamatan Singkep Pesisir tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lingga, Alias Wello, Jumat (19/8) lalu.

Seminar yang mengangkat tema “Pengembangan Ekowisata Singkep Pesisir Berbasis Masyarakat” dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Lingga, SKPD Kabupaten Lingga, Danramil Dabo, Kapolres Dabo, pemerintah desa, warga desa di Kecamatan Singkep Pesisir dan 75 mahasiswa KKN Kebangsaan 2016 di Kecamatan Singkep Pesisir. Mahasiswa KKN tersebar di seluruh desa mulai dari Desa Lanjut, Desa Pelakak, Desa Sedamai, Desa Persing, dan Desa Berindat. Sementara untuk narasumber, diisi oleh narasumber, Tengku Muhammad Iqbalissar dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Lingga.

“Pengembangan pariwisata nasional, harus berjalan singkron antara pemdes, pemda dan pemerintah pusat termasuk penyusunan anggaran. Hal ini juga harus didukung oleh partisipasi masyarakat, agar potensi yang ada dapat berkembang,” ungkap Awe sapaan akrab bupati Lingga dalam sambutannya.

Sinergisnya antara semua pihak, kata Awe akan memberikan daya tarik dan juga pematangan karakter dalam masyarakat. Potensi yang ada akan tergarap maksimal sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Sementara itu, ditempat yang sama Camat Singkep Pesisir, Dadang Setiabudi mengatakan, potensi alam yang dimiliki sangat mungkin untuk dikembangkan. Ia berharap, masyarakat membuka diri dengan adanya mahasiswa KKN agar bisa berinovasi memajukan potensi yang ada.

“Potensi ekowisata berbasis masyarakat sangat mungkin dikembangkan menjadi lebih baik. Hanya tinggal dibenahi,” ungkap Dadang.

Peran serta mahasiswa KKN 2016, kata Dadang, untuk menggelar seminar bersama masyarakatnya akan menjadi pemicu memajukan potensi dan kekhasan yang dimiliki masyarakat dengan produk-produk lokal. Hal ini juga, kata Dadang, akan membangun jiwa sadar wisata sebagai modal utama pengembangan ekowisata berbasis masyarakat.

Kecamatan Singkep Pesisir memiliki banyak potensi yang bisa digarap. Ada Pantai Lanjut yang indah dengan view Gunung Daik, Wisata Sunyi Bukit Lanjut dan Sambal Lengkong di Desa Lanjut, Pantai Pelakak, Wisata Air Panas, Pulau Kanda, Pantai Penyang di Desa Berindat, Air Terjun Bedegam di Desa Sedamai, Wisata Batu Berlubang, serta Batu Beracun di Desa Persing.

“Dari semua potensi yang ada disetiap desa, harapan kita semua agar dapat dikelola. Potensi ini, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan adanya sadar wisata, masyarakat akan memiliki tanggung jawab untuk menjaganya,” ungkap Koordinator KKN Kebangsaan 2016, Kecamatan Singkep Pesisir, Septian HS kemarin.

Ditempat yang sama, Iqbal menambahkan, untuk pengembangan kawasan pariwisata harus berlandaskan tata ruang wilayah. Kawasan wisata kata dia dapat berkembang jika didukung oleh infrastruktur yang memadai dan berfungsi optimal. Misalnya, jalan, telekomunikasi, air bersih, homestay, transportasi, dan prasarana lainya. Tanpa dukungan infrastruktur yang baik kemungkinan kegiatan wisata akan mengalami degradasi sebagai destinasi wisata.

Peran serta masyarakat, terang Iqbal, juga sangat berpengaruh untuk suksesnya ekowisata. Menjaga kebersihan lingkungan pesisir dengan tidak membuang sampah kelaut harus disepakati bersama sebagai bentuk sadar wisata.(mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar