ISIS Gunakan Anak-Anak Sebagai Pelaku Bom Bunuh Diri

1338
Pesona Indonesia
Pasukan keamanan Iraq melepas rompi bunuh diri dari seorang anak di Kirkuk, Iraq, Minggu (21/8) malam. (foto: reuters)
Pasukan keamanan Iraq melepas rompi bunuh diri dari seorang anak di Kirkuk, Iraq, Minggu (21/8) malam. (foto: reuters)

batampos.co.id – Cara-cara yang digunakan kelompok ISIS untuk menyebarkan teror memang mengerikan. Belakangan, yang mereka lakukan adalah memilih pelaku-pelaku bom bunuh diri anak-anak.

Hal tersebut dilakukan karena menilai anak-anak lebih tidak dicurigai dibanding orang dewasa.

Pada Minggu (21/8) malam, di Kota Kirkuk, Iraq, pihak keamanan Iraq berhasil membekuk dua di antaranya. Berusia antara 12 sampai 13 tahun, mereka menangkap bocah lelaki yang melekatkan rompi bom bunuh diri di tubuh mereka.

Penangkapan tersebut selang 24 jam setelah pemboman di malam resepsi pernikahan di Turki yang membunuh lebih dari 50 orang dan melukai ratusan lainnya. Pemboman di Turki, juga dilakukan oleh anak-anak.

Dalam rekaman dramatis yang dimiliki Reuters, terlihat pelaku bom bunuh diri ISIS digeledah secara paksa oleh polisi. Aksi penangkapan tersebut berlangsung cepat sebelum pelaku berhasil memencet tombol detonator.

Salah seorang bocah lelaki yang mengenakan kaus sepakbola tim Barcelona menangis sejadi-jadinya saat polisi menangkap dan melepaskan kausnya.

”Kami mendapatkan informasi akan ada teror berbahaya malam ini. Karena itu pemeriksaan diperketat dan kami berhasil mengamankan calon pelaku bom bunuh diri,” ujar pejabat berwenang di Kirkuk. Disebutkan kalau anak lelaki yang berhasil ditangkap itu akan meledakkan dirinya di depan salah satu masjid Syiah di Kirkuk.

Awal tahun ini terungkap kalau ISIS melucurkan aplikasi berbahasa Arab untuk kalifah-kalifah muda mereka. Group teror itu menggunakan gambar-gambar kartun seperti tank, amunisi, dan pedang agar mudah diingat oleh anak-anak target propaganda mereka. (PS)

Respon Anda?

komentar