Jika Terjadi Sesuatu, Laporkan kepada Babinkamtibmas

650
Pesona Indonesia
Kapolres Karimun, AKBP Armaini memasang tanda ban kepada anggota polisi yang khusus bertugas sebagai Babinkamtibmas untuk tingkat kelurahan dan desa. foto:sandi/batampos
Kapolres Karimun, AKBP Armaini memasang tanda ban kepada anggota polisi yang khusus bertugas sebagai Babinkamtibmas untuk tingkat kelurahan dan desa. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Salah satu bentuk kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat yang berada di daerah hinterland atau daerah terpencil yang jauh pusat pemerintahan adalah hadirnya polisi yang khusus bertugas sebagai Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas).

”Memang, selama ini sudah ada anggota kita yang ditugaskan menjadi Babinkamtibmas. Hanya saja, untuk saat ini polisi yang ditugaskan sebagai Babinkamtibmas diberikan tanda khusus di lengan kirinya. Tujuan dipasangnya tanda kain berwarna merah agar dapat diketahui oleh masyarakat bahwa polisi sebagai abdi negara menjadi hadir di tengah-tengah masyarakat” ujar Kapolres Karimun, AKBP Armaini, Sabtu (20/8).

Intinya, kata Kapolres, dengan menempatkan seorang Babinkamtibmas di desa dan kelurahan dapat menciptakan situasi dan kondisi di masyarakat tetap kondusif. Apa saja permasalahan di masyarakat yang menjadi tempat tugas seorang Babinkamtibmas harus tahu. Termasuk juga deteksi dini kemungkinan akan terjadinya sesuatu yang dapat mengancam situasi Kamtibmas di masyarakat.

”Dengan bertugas sebagai seorang Babinkamtibmas, tentu saja hubungannya lebih banyak menemui masyarakat dan sekaligus kenal dengan masyarakat yang ada di wilayah tugasnya. Sehingga, jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, maka masyarakat bisa langsung memberitahukan kepada polisi yang bertugas sebagai Babinkamtibmas. Untuk itu, selain mengenakan tanda pada lengan kiri yang harus dipakai setiap hari, saya juga membekali polisi Babinkamtibmas dengan buku yang khusus untuk menulis nama, alamat dan nomor masyaraklat yang ditemui,” papar Armaini.

Dikatakan Armaini, untuk saat ini memang jumlah personil polisi yang bertugas sebagai Babinkamtibmas tidak sebanding dengan jumlah kelurahan dan desa yang ada di Kabupaten Karimun. Jumlah kelurahan dan desa seluruhnya ada 72 namun polisi yang bertugas sebagai Babinkamtibmas hanya 41 orang. Idealnya, satu kelurahan atau desa itu dijabat oleh satu orang Babinkamtibmas.

”Tapi disebabkan jumlah personil kita sendiri terbatas, maka mau tidak mau satu orang polisi jadi Babinkamtibmas untuk tiga kelurahan sekaligus atau tidak desa. Untuk itu, saya minta anggota yang ditugaskan sebagai Babinkamtibmas dapat menjalankan tugas dengan optimal. Dan yang terpenting bagi seorang Babinkamtibmas adalah mengetahui nomor kantor pemadam kebakaran jika sewaktu-waktu ada kebakaran. Termasuk nomor telepon rumas sakit. Sehingga, ketika masyarakat membutuhkan Babinkamtibmas bisa langsung menghubungi,” jelasnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar