Musim Penghujan, Awas Penyakit Kaki Gajah

831
Pesona Indonesia

020556100_1443779344-20151002-Kaki-Gajahbatampos.co.id – Musim penghujan telah tiba. Masyarakat Kota Batam diharapkan perlu menjaga kebersihan dan kesehatan jika tak ingin terserang penyakit.

Sebab, selain demam berdarah, penyakit kaki gajah atau Filariasis juga perlu dikhawatirkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Candra Rizal mengatakan di Batam penyakit kaki gajah sudah pernah masuk ke tahap kronis.

Dimana tahun lalu sekitar 14 orang terserang penyakit ini. Untungnya penanganan terhadap penderita cepat ditangani sehingga tak berakibat pada kelumpuhan.

“Satu saja ditemukan pada satu daerah itu sudah termasuk endemik. Dan di Batam tahun lalu ada 14 orang makanya disebut kronis,” ujar Candra.

Penyakit kaki gajah disebabkan cacing filaria yang ditularkan oleh nyamuk. Dan pada musim hujan, nyamuk-nyamuk ini cepat berkembangbiak. Kaki gajah ini akan berefek pada membengkaknya organ tubuh berapa kaki, tangan, alat kelamin, dan buah dada baik pria atau wanita.

Jika tidak ditangani dengan tepat, pembengkakan ini bisa berujung kelumpuhan pada anggota tubuh. Salah satu gejala awal penyakit kaki gajah adalah demam selama beberapa hari dan secara tiba-tiba hilang.

“Jadi dalam rangka memutus mata rantai kaki gajah, kita anjurkan masyarakat meminum obat yang dapat mencegah penyakit ini. Obat ini juga gratis disediakan di pukesmas se-Kota Batam,” terang Candra.

Candra juga tak menapik jika obat kaki gajah itu memiliki efek samping seperti mual dan sakit kepala. Dan obat itu juga tak disarankan kepada anak dibawah dua tahun, ibu hamil, orang tua diatas 70 tahun, penderita stroke, kecing manis dan penyakit berat lainnya.

“Namanya obat pasti ada efek samping, tapi tak berbahaya. Pilih mana, pusing atau kaki bengkak akibat kaki gajah. Makanya, masyarakat harus minum obat ini. Obat ini aman dan bisa diminum sekali setahun,” jelasnya. (she)

Respon Anda?

komentar