Pelabuhan Batam Centre Jadi Tujuan Studi Banding

663
Pesona Indonesia

Pelabuhan-Batam-Centerbatampos.co.id – Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre Point kerap menjadi tujuan studi banding sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari kota dan provinsi lain se-Indonesia.

Mereka ingin mencontoh sejumlah fasilitas yang ada di pelabuhan tersebut.

“Baru-baru ini ada kunjungan dari Anggota Dewan Palembang. Itu dalam rangka membangun Pelabuhan Tanjung Api-api,” kata Manajer Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre, Nika Astaga.

Sebelumnya, Pelabuhan Batam Centre juga menerima kunjungan dari Anggota Dewan Papua Barat juga Kalimantan Timur. Selain itu, Pengelola Kawasan Wisata Kepulauan Seribu juga sempat berkunjung.

“Baik mereka mau membangun pelabuhan internasional atau domestik, Pelabuhan Batam Centre ini menjadi pelabuhan percontohan bagi mereka,” ujarnya.

Nika mengatakan, Pelabuhan Batam Centre telah menggunakan standar internasional dalam setiap fasilitasnya. Ini karena nama ‘internasional’ telah melekat pada nama pelabuhan.

Seperti misalnya, fasilitas ruang tunggu yang luas dan dilengkapi dengan pendingin ruangan. Pelabuhan Batam Centre juga telah memiliki sistem boarding dan check in online. Sistem itu memungkinkan data penumpang terekam dan tercatat dengan baik.

“Kami mengambil contoh dari Singapura,” tutur Nika lagi.

Fasilitas-fasilitas tersebut juga diacungi jempol oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Dirjen Imigrasi dalam kunjungannya beberapa waktu lalu.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan juga mengaku kagum dengan penampilan Pelabuhan Batam Centre. “Sepertinya, terakhir kali saya ke sini belum seperti ini. Kalau sudah seperti ini, kalah juga sepertinya Singapura itu,” ujar Luhut seperti ditirukan Nika. (ceu)

Respon Anda?

komentar