Seberangi Sungai Siak, Warga Kampar Tenggelam

317
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: Dok JPNN
Ilustrasi. Foto: Dok JPNN

batampos.co.id – Spead Boat milik Polsek Sektor Kawasan Pelabuhan (SKP) Pekanbaru tampak bolak-balik melintasi sungai Siak melakukan pencarian korban tenggelam, Minggu (21/8). Pencarian korban tenggelam bernama Joko (29) Warga Bangkinang, kabupaten Kampar dibantu Tim Basarnas Pekanbaru, Riau.

Peristiwa tenggelamnya korban terjadi sejak Sabtu (20/8) sekitar pukul 17.15 WIB lalu, saat itu korban menyeberangi sungai Siak bersama dua orang teman kerjanya.

Menurut keterangan Sudirman (28) teman korban, awalnya ia dan temannya Riko (30) turun dari taman yang ada di bawah jembatan Siak III untuk mandi. Ia mulai berenang dan menyeberang sungai Siak menuju ke arah kantor lalulintas (RSDC) Polda Ruiau, keluarahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Namun, setibanya di seberang sungai, kedua rekan korban mendengar suara minta tolong. Setelah mereka pastikan berpaling ke arah belakang, ternyata teman mereka bernama Joko telah terbawa arus sungai.

“Kami tidak tahu, ternyata dia mengikuti kami dari belakang, setelah kami sampai di tepi sungai kami mendengar suara minta tolong, dan dia sudah hanyut dibawa air,” jelas Sudirman seperti diberitakan Riau Pos (Jawa Pos Group) hari ini (22/8).

Pada saat itu mereka sempat memberikan bantuan kepada korban dengan cara memberikan sebatang pohon bambu, namun korban sudah tenggelam ke dalam sungai.

Melihat peristiwa itu, kedua rekan korban yang juga warga Bagkinang tersebut langsung berteriak minta tolong kepada warga setempat. Hingga warga tersebut mencoba mencari menggunakan sampan dan memberitahukan kepada Polsek SKP.

Sudirman juga menjelaskan bahwa tinggi korban mencapai 170 CM diduga lantaran korban tidak pandai berenang hingga korban di bawa arus sungai yang sedang surut.

“Saat itu juga kami bersama petugas gabungan turun melakukan penyisiran di kawasan sungai Siak menggunakan Speed Boat. Namun belum berhasil kami temukan, hingga kini jasad korban sama sekali belum ditemukan,” jelas Kapolsek SKP, AKP Didi Antoni saat dihubungi melalaui telpon celuler, Ahad (21/8).

Sampai berita ini ditulis, pencarian korban masih dilakukan oleh petugas gabungan dan menghubungi pihak keluarga korban.

Disamping itu, Didi membenarkan bahwa peristiwa tenggelamnya korban pada saat menyeberang di sungai Siak setelah korban kerja men Cat jembatan Siak III. Diduga karena korban sudah kelelahan sehingga tidak kuat melawan arus lalu tenggelam.

“Saat itu sempat dicoba temannya menolong korban dengan bambu. Namun, posisi korban berada ditengah sungai hingga tenggelam,” tutup Didi.(jpg)

Respon Anda?

komentar