Tahun 2019, Batam Akan Miliki Desa Wisata

466
Pesona Indonesia
Kepala Disparbud Kota Batam, Yusfa Hendri. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id
Kepala Disparbud Kota Batam, Yusfa Hendri. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Dinas Pariwisata Kota Batam tengah mencanangkan desa wisata untuk meningkatkan jumlah wisatawan asing ke Indonesia melalui Batam.

Keberadaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) menjadi cikal bakal terbentuknya desa wisata

“Pokdarwis kita ada di 12 kecamatan. Ini akan menjadi penggerak di wilayah masing-masing. Sudah ditargetkan dalam rencana kerja tahun 2019,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam, Yusfa Hendri.

Dikatakannya, Disparbud sudah melatih pokdarwis di Batam untuk bisa menarik wisatawan. Pada dasarnya wisata kampung sudah berjalan, bahkan mampu menarik wisatawan mancanegara dari Korea dan China.

Hal itu terlihat dari wisman yang datang ke Batam hanya untuk melihat kebudayaan Indonesia.

“Wisatawan itu banyak yang ingin melihat kehidupan tradisional di kampung-kampung. Jadi kita akan ikuti kemauan mereka. Jika ingin melihat sungai kita arahkan ke Palembang, melihat cagar budaya ke Jogja dan daerah lainnya,” terang Yusfa.

Menurut dia, dengan akan dibentuknya desa wisata, pihak telah bekerjasama dengan kota-kota yang menawarkan suasana perkampungan di Indonesia. Salah satunya Surabaya yang sepakat bekerjasama dengan Batam untuk urusan pariwisata.

“Sampai menyajikan format teks dalam dokumen web. Ini bentuk kerjasama promosi. Kita saling bantu, bahkan bisa saling berbagi untuk membentuk destinasi wisata baru,” ujarnya.

Selain promosi juga nantinya ada pertukaran event baik dari Surabaya ke Batam maupun sebaliknya iven dari Batam ke Surabaya.

“Event apa yan bagus di Surabaya bisa kita tarik ke sini, begitu juga sebaliknya. Hal ini didukung dengan banyaknya penerbangan langsung dari Surabaya ke Batam dan sebaliknya,” sebut Yusfa. (she)

Respon Anda?

komentar