Aki Panel Surya Ludes Diembat Maling, Komplek Damnah Gelap Gulita

756
istana damnah
Istana Damnah

batampos.co.id – Akibat hilangnya komponen aki panel surya lampu penerangan jalan komplek Istana Damnah gelap gulita. Lokasi yang menjadi destinasi unggulan pariwisata sejarah Pemerintah Kabupaten Lingga tersebut diduga dijarah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pantauan dilapangan, terdapat sebanyak 11 panel surya di sepanjang jalan menuju situs sejarah puing Istana Damah. Dilokasi yang sama, juga terdapat 5 buah panel surya di bangunan replika Istana Damnah yang diadakan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Lingga tahun 2009 silam. Sejak sepekan terakhir, warga sekitar baru menyadari hilangnya aki panel surya tersebut yang membuat lampu tidak menyala secara otomatis saat sore hingga malam hari.

Boks besi tempat aki disimpan rusak. Yang tersisa hanya kabel dengan terali besi yang telah dicongkel.

“Kita baru ngeh setelah melihat lampu jalannya mati. Biasanya saat langit mulai gelap, lampu menyala otomatis,” ungkap warga setempat yang enggan namanya dikorankan, Senin (22/8).

Sementara itu, Kadisbudpar Lingga, M Asward yang ditemui Batam Pos menyayangkan hal ini. Komplek Istana Damnah yang juga menjadi lokasi Disbudpar berkantor tersebut dikatakan Asward memang sulit terpantau karena minimnya penjagaan.

“Kita sangat menyayangkan hal ini. Lampu jalan itu, pengadaannya bukan dari kita. Kita juga sulit untuk memantau karena minimnya tenaga pengawasan. Satpol PP memang ada disini, tapi khusus menjaga museum saja,” ujar Asward.

Ia meminta dinas terkait dan pihak berwenang segera mencari tahu ke mana perginya komponen aki penerangan lampu jalan situs tersebut. “Kita juga baru menyadari hal ini. Kita minta pihak berwenang dan dinas terkait turun tangan. Objek ini cukup vital, dan sangat disayangkan karena tidak ada pengawasan,” jelasnya.

Sementara itu, ditempat lain, Raja Teguh, Kepala Bidang Listrik Distamben Lingga mengaku juga tidak mengetahui hilangnya komponen aki penerangan jalan tersebut. “Kita malah baru dapat informasi ini. Segera akan kami cek,” terangnya.

Sebelum hilangnya komponen aki panel surya dilokasi komplek Istana Damnah juga telah terjadi di jalan Desa Panggak Darat menuju Desa Resun. Ratusan panel surya pengadaan tahun 2009 oleh Distamben Lingga hilang. Akibatnya jalan lintas menuju jalur khatulistiwa sungai Tenam tersebut gelap saat malam hari.

Diduga hal ini terjadi akibat minmnya pengawasan dinas terkait dan peran Satpol PP di lokasi komplek Istana Damnah. Informasi yang diperoleh Batam Pos, dari 7 orang Satpol yang ditugaskan menjaga lokasi, hanya 1 petugas saja yang selalu mengisi jadwal malam. Sementara 6 petugas tidak pernah terlihat menjaga aset sejarah dan kebudayaan di kawasan Museum dan Istana Damnah tersebut. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar