Dinonaktifkan dari Koordinator Jubir Demokrat, Bang Poltak Samperin SBY, Emosi…?

826
Pesona Indonesia
Ruhut Sitompul menunjukkan 9 kopelan kerta berisi nasihat dari SBY. Foto: Jawapos
Ruhut Sitompul menunjukkan 9 kopelan kerta berisi nasihat dari SBY. Foto: Jawapos

batampos.co.id – Bukan bang Poltak namanya kalau tak berani menemui Ketua Umum Partai Demokrat ┬áSusilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Setelah dinonaktifkan, Bang Poltak (Ruhut Sitompul) sempat menantang kalau ia tak takut jika dipecat Pak SBY dari Demokrat. Bahkan bang Poltak berani menyatakan kalau ia dipecat ia tak akan masuk partai manapun, karena ia bukan kutu loncat, melainkan akan menjadi orang yang independen.

Tampaknya Bang Poltak sempat emosi. Bahkan ia blak-blakan soal penyebab pencopotan dirinya. Bisa jadi disebabkan sikapnya yang belakangan cenderung mesra dengan Jokowi. Bahkan kemesraan itu diakui bang Poltak, terutama saat Bang Poltak hadir di acara Karnaval Kemerdekaan Pesona danau Toba 2016, Minggu (21/8/2016).

“Mungkin mereka nafsu melihat aku di danau Toba dengan Pak Jokowi. Tapi aku makin senang, makin beken,”ujar legislator asal Medan itu.

Apalagi, lanjut Ruhut, ketika mengomentari kasus dwikewarganegaraan Arcandra Tahar dan Gloria Natapradja.

“Seolah-olah Ruhut mendukung Pak Jokowi melanggar hukum. Apa salahnya Gloria? Apa salahnya Arcandra? Dia orang hebat, genius, diundang jadi menteri, kok salah-salahin dia?” tutur dia.

Bang Poltak juga terang-terangan menyatakan dukungannya pada Ahok untuk maju DKI satu lagi. Bahkan, kalau pun ia dipecat dari PD, ia tetap mendukung Ahok.

Namun, kemarahan si raja Minyak dari Medan ini reda saat menemui SBY di suatu tempat di Jakarta, Senin (22/8/2016).

Usai “nyamperin” SBY, Bang Poltak pun menggelar konferensi pers. “Iya, bapak minta ketemu di suatu tempat. SBY sangat memperhitungkan semua. Kita ngobrol mengenai partai ke depan,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Bang Poltak menceritakan kalau SBY menyerahkan sejumlah catatan kepadanya. Ada sembilan lembar potongan kertas kecil diberikan dan ditandatangani langsung.

Berikut catatan yang diberikan SBY untuk dibacakan Ruhut kepada media:

“Tugas Untuk Bung Ruhut Sitompul”

1. Tetap aktif dan kritis di komisi III DPR. Terutama dalam penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi. Komunikatif dengan ketua fraksi Demokrat, Pak Edhy Baskoro Yudhoyono (Ibas).

2. Lebih aktif dalam jabatan di DPP sebagai koordinator politik hukum dan keamanan. Para ketua departemen harus lebih digalakkan.

3. Mengimplementasikan sikap politik PD, nonblok tak masuk koalisi. Dukung kebijakan pemerintah yang tepat dan prorakyat.

4. Menyangkut isu politik yang sangat sensitif dan berkaitan dengan PD, harus lebih memahami posisi PD, lebih aktif.

5. Berkaitan dengan penataan kembali pengurus PD dalam proses ke depan, tim jubir akan dipimpin langsung oleh SBY.

6. Harus lebih fokus laksanakan tugas tersebut. Saya berharap Ruhut tetap kritis dan aktif dengan sikap dan kebijakan ketum, jika ada yang ingin dikonfirmakasikan agar langsung hubungi ketum atau sekjen dan ketua fraksi.

7. Untuk dilaksanakan dan sukses selalu. (JPG/nur)

Respon Anda?

komentar