Empat Calon Sekkab Agam Bertarung

727
Pesona Indonesia
PENDAFTARAN TERAKHIR: Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Rusdi Lubis bersama anggota pansel, di kantor Bupati Agam, kemarin (22/8).
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Rusdi Lubis bersama anggota pansel, di kantor Bupati Agam, (22/8).Foto: Padeks/jpg

AGAM – Sesi pendaftaran seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Agam resmi ditutup pukul 16.00 WIB Senin (22/8) kemarin.

Pada detik akhir jelang ditutup, Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Disparsenibud) Agam, Hadi Suryadi melengkapi empat nama bakal calon yang berminat pada jabatan itu. Dia mendaftarkan diri melalui stafnya pada pukul 15.30 WIB.

Hadi Suryadi menyusul Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Agam, Martias Wanto yang mendaftar bersamaan dengan Kepala Badan Kesbangpol, Rahman, pada pukul 15.00 WIB. Sementara itu, kepala dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Agam, Fauzir tercatat sebagai pendaftar pertama pada pukul 14.00 WIB.

“Dengan cukupnya 4 nama pendaftar, maka menurut ketentuan yang berlaku, proses seleksi sudah bisa diproses lebih lanjut,” ujar Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Rusdi Lubis usai menggelar rapat bersama anggota pansel, sore (22/8) kemarin.

Disebutkan Rusdi, jika jumlah pendaftar pada hari terakhir kemarin kurang dari empat orang, maka waktu pendaftaran rencananya akan diperpanjang selama sepuluh hari ke depan.

“Kami sempat waswas, karena jumlah pendaftar kurang satu orang lagi. Alhamdulillah, tugas kami dapat dilanjutkan setelah ada nama keempat,” imbuhnya seperti diberitakan Padang Ekspres (Jawa Pos Group), hari ini (22/8).

Menurut jadwal, lanjut Rusdi, mulai besok (hari ini, red) panitia sekretrariat akan melakukan pengecekan kelengkapan administrasi para bakal calon. Hasil seleksi administrasi, akan diumumkan pada 26 Agustus mendatang.

“Kami akan mengabarkan segera kepada para calon jika berkas mereka kurang lengkao agar bisa dilengkapi kembali. Sebab, jika salah satu bakal calon gugur pada tahap ini, maka kami terpaksa membuka kembali pendaftaran tahao kedua untuk tetap menjaga jumlah bakal calon agar tetap lebih dari tiga orang,” tegas mantan Sekdaprov Sumbar itu.

“Andaikan yang lulus tahap administrasi tidak sampai 4 orang, maka akan dibuka pengumuman kembali untuk pendaftaran tahap kedua selama 10 hari. Yang jelas, jika kuota 4 balon tetap tidak terpenuhi, maka kami akan bertanya lagi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” tegasnya.

Anggota Pansel lainnya, Edi Junaidi yang juga Kepala Inspektorat Agam menambahkan bahwa setelah pendaftaran ditutup, setiap balon masih akan melalui proses panjang tahapan seleksi.

“Setelah pengumuman administrasi, bakal ada serangkaian test seperti test akademik, wawancara, presentasi makalah, dan test psikotes. Juga ada tahapan assesment berupa penelusuran rekam jejak,” ujarnya.

Mengenai tahapan asessment, lanjut Edi, pansel bakal bertanya kepada rekan kerja, bawahan dan lingkungan tempat tinggal setiap balon.

“Ini menunjukkan seleksi terbuka dan mendalam. Tujuannya murni untuk memberi kesempatan seluas-luasnya kepada calon yang paling kompeten tanpa diskriminasi,” tuturnya.

Dibawah komando Rusdi Lubis, sederet nama dari kalangan profesional turut menjadi anggota pansel. Diantaranya Kepala Badan Kepegawaian Daerag (BKD) Sumbar, Jayadisman, Kepala BKD Agam Dafrines, Kepala Inspektorat Agam Edi Junaidi, serta Guru Besar Fakultas Ekonomi Unand, Elfindri dari kalangan akademisi.

“Rapat pansel akan menentukan tiga nama, untuk diusulkan ke bupati. Siapa yang akan terpilih menjadi Sekda definitif, tetap menjadi hak prerogatif bupati. Kendati demikian, bupati tetap perlu berkonsultasi dengan gubernur dan KASN serta meminta izin dari Mendagri,” pungkas Rusdi Lubis. (jpg)

Respon Anda?

komentar