Kejati : Sudah Saatnya Natuna Punya Lapas

382
Pesona Indonesia
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, Andar Perdana, saat berkunjung ke Natuna. foto:aulia rahman/batampos
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri, Andar Perdana, saat berkunjung ke Natuna. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Kajati Kepri, Andar Perdana Widianto menegaskan sudah waktunya ada Lapas di Natuna karena unsur-unsur penegakan hukum sudah lengkap di Natuna.

Dikatakannya, bila ada perangkat penegak hukum di suatu daerah maka keberadaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) otomatis layak adanya di daerah tersebut.

“Ketiadaan Lapas di Natuna jadi satu persoalan dalam proses penegakan hukum. Sudah saatnya ada Lapas di Natuna,” tegas Kajati Andar di restoran Basisir Ranai, Senin (22/8).

Ia mengemukakan, perangkat hukum sudah lengkap di Natuna, baik untuk penegakan hukum di darat maupun di laut. Begitu juga dengan tingkat kriminal.

Menurutnya angka kriminal di Natuna memiliki trend yang cukup tinggi terutama sekali kasus illegal fishing. Bahkan hingga saat ini Kejari Natuna telah menangani 49 perkara illegal fishing.

“Bagaimana tidak layak, di Natuna ini ada Kepolisian, TNI AL, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Pengadilan adhock, Imigrasi dan bahkan PSDKP. Semestinya perangkat -perangkat ini dibarengi dengan adanya Lapas agar tidak terkendala pada saat eksekusi hukuman. Apalagi di sini perkara illegal fishing volumenya tinggi sekali,” tandasnya.

Apalagi Natuna ini, sambungnya, sedang dipersiapkan sebagai daerah yang maju dan akan dijadikan pusat intraksi dan transaksi internasional sehingga semua sarana harus dipersiapkan terlebih dahulu mulai sekarang.

“Natuna ini akan segera menjadi poros maritim dunia, masak tidak ada Lapasnya, saya rasa sekaranglah waktunya menyiapkan semua sarana, termasuk Lapas,” tegasnya.

Diakuinyan, selama ini Kejaksaan Negeri Natuna selalu sulit mengeksekusi terpidana karena harus dikirim ke Lapas Tanjungpinang menggunakan kapal pelni, berjarak sangat jauh dari.

“Untuk mengeksekusi tahanan yang ada di sini aja cukup riskan, karena tempat lapasnya jauh sekali, mereka perlu naik kapal kurang lebih 28 jam baru sampai ke Tanjungpinang, terpidana dari Natuna juga banyak,” jelasnya.

Dengan ini, Kajati Andar berharap agar semua pihak bisa mendorong pemerintah agar pembangunan Lapas di Natuna bisa secepatnya terealisasi.

“Saya rasa tidak cukup hanya kejaksaan yang meminta dibangun Lapas, tapi kita berharap semua pihak turut andil mendorong dibangunnya Lapas di Natuna. Ini sangat diperlukan di Natuna,” ujarnya.

Kajati Andar melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Natuna. Selama di Natuna, ia akan melakukan supervisi di Internal Kejari Natuna dan Pemkab Natuna. Selain itu ia juga akan mensosialisasikan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di lingkungan Pemkab Natuna.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar