Kemenag Himbau Masyarakat Ikuti Prosedur Haji, Jangan Ambil Jalan Pintas

232
Pesona Indonesia
Sejumlah Jemaah Calon Haji Batam melakukan doa bersama  saat pelepasan Jemaah Calon Haji Batam di Masjid Raya Batam, Senin (22/8). Para Jemaah calon haji Batam sebelum berangkat ke tanah suci mereka memasuki Asrama Haji Batam.  Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Sejumlah Jemaah Calon Haji Batam melakukan doa bersama saat pelepasan Jemaah Calon Haji Batam di Masjid Raya Batam, Senin (22/8). Para Jemaah calon haji Batam sebelum berangkat ke tanah suci mereka memasuki Asrama Haji Batam.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Batam, Zulkifli Aka sangat prihatin terkait nasib yang menimpa 117 Warga Negara Indonesia (WNI).

Pasalnya ratusan calon jamaah (calhaj) haji batal berangkat dikarenakan calhaj menggunakan paspor Filipina.

“Sangat disayangkan, mereka (calhaj) harus menghalalkan segala cara untuk beribadah,” ujarnya, Senin (22/8).

Diakuinya, hingga saat ini dirinya belum menerima informasi terkait adanya jamaah asal Batam yang ikut dalam rombongan tersebut.

“Belum ada, kami masih menunggu,” ujarnya.

Lamanya waktu menunggu untuk berangkat haji, menjadi alasan ratusan calhaj memilih jalan pintas. Salah satunya melalui agen tidak resmi dan bayaran yang mencapai tiga hingga empat kali lipat biaya normal.

Calhaj bahkan rela merogoh kocek hingga Rp130 juta demi memuluskan langkah mereka menuju tanah suci.

Dia menghimbau kepada calon jamaah haji agar bisa mengikuti prosedur seperti, melakukan pendaftaran di kantor Kemenag setempat, membawa fotokopi KTP dan setoran awal Rp25 juta.

Nantinya, calhaj akan diberikan bimbingan saat berada di tanah suci, salah satunya kegiatan manasik.

“Ikutilah prosedur, dan tunggu waktu keberangkatan,” ucap pria yan menjabat sejak 2007 ini.

Dia berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan bisa menjadi pelajaran kepada calhaj dan agen tour dan travel. Jika ingin berangkat haji harus melalui prosedur yang resmi. “Jangan mudah percaya dengan janji haji kilat,” tegasnya.

Berdasarkan data dari Kemenag Batam, hingga saat ini sudah ada sekitar 7.748 calon jamaah haji yang sudah mendaftar secara reguler yang akan berangkat hingga tahun 2030 nanti. Sebelumnya Kemenag Batam telah berhasil memberangkatkan 6.667 jamaah haji dari tahun 2012-2015.(cr17)

Respon Anda?

komentar