Kendaraan Membludak, Diprediksi Angka Laka Lintas Tahun Ini Meningkat

282
Pesona Indonesia
Ratusan warga Batam mengantri masuk kapal roll on roll off (roro) Telagapunggur tujuan ke Tanjunguban dan Bintan, Kamis (7/7). Warga Batam ini memanfaatkan hari lebaran idul fitri membawa kendaraannya menggunakan kapal roro tujuan Tanjunguban dan Bintan. F. Dalil Harahap/Batam Pos
Ilustrasi. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) tahun ini diprediksi akan meningkat. Hal ini dinilai disebabkan faktor membludaknya jumlah kendaraan dan kurangnya kesadaran pengendara.

Data yang tercatat di unit Laka Polresta Barelang, angka kecelakaan tahun 2015 sebanyak 486 kasus. Sementara hingga bulan Juli 2016, angka kecelakaan mencapai 418 kasus, dengan rincian 68 orang meninggal dunia dan 220 orang mengalami luka berat.

Kanit Laka-lantas Polresta Barelang, Iptu Arman mengatakan faktor utama meningkatnya angka kecelakaan disebabkan membludaknya jumlah kendaraan. Ditambah dengan kurangnya sarana dan prasaran atau jalan.

“Kendaraan sekarang tergolong padat dan terus bertambah. Ruang gerak semakin sempit,” ujar Arman, kemarin.

Dia menjelaskan faktor lainnya kurang kesadaran masyarakat dalam berkendara. Seperti tidak mengenakan pengaman, dan mematuhi peraturan berlalu-lintas.

“Kesadaran masyarakat masih kurang. Banyak yang ugal-ugalan,” tegasnya.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat yang memiliki motor dan ditahan di Mapolresta Barelang untuk segera mengambilnya.

“Kalau mau mengambil dengan menunjukkan kepemilikan yang sah,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Andar Sibarani. Dia mengatakan kepada pengendara untuk tidak ugal-ugalan, khususnya para pelajar.

“Bagi yang tidak memiliki SIM (surat izin mengemudi) dilarang membawa kendaraan,” ujarnya singkat. (opi)

Respon Anda?

komentar