Radio Hang FM Tolak Paham Radikalisme

471
Pesona Indonesia
Hang FM dan Hang TV saat menghadirkan Musa (tengah), penghafal Quran 30 Juz bersama ayahnya. Hang FM adalah radio dakwah di Batam yang terus mengkampanyekan masyarakat menjauhi radikalisme atau terorisme. Foto: istimewa
Hang FM dan Hang TV saat menghadirkan Musa (tengah), penghafal Quran 30 Juz bersama ayahnya. Hang FM adalah radio dakwah di Batam yang terus mengkampanyekan masyarakat menjauhi radikalisme atau terorisme. Foto: istimewa

batampos.co.id – Manajemen radio dakwah Islam, Hang FM Batam, menggelar konferensi pers yang melibatkan media dalam negeri juga harian Singapura, Senin (22/8) di ruang rapat Hang FM Batamcenter.

Pemberitaan Media Corporation (MediaCorp) Singapura dirilis oleh Amanda Lee (19/8) dan (20/8) lalu, yang menyebutkan radio Hang FM sebagai media memicu radikalisme, diklarifikasi sebagai bantahan keras dari pihak Hang FM.

“Seluruh materi siaran radio Hang FM Batam sesuai dengan Al-quran dan Hadis, yang dengan tegas menolak dan menentang paham radikalisme, terorisme, ISIS, serta tindakan lainnya yang bertentangan dengan prinsip dasar agama Islam,” kata station manager radio Hang FM, Abu Yusuf.

Dalam siarannya itu juga, lanjut Abu Yusuf, Hang FM mendukung program-program Pemerintah dan hak asasi manusia (HAM).

“Dari awal radio Hang FM berdakwah, kami memberikan pencerahan kepada masyarakat luas tentang bahayanya pemahaman radikalisme dan terorisme yang menyesatkan,” ujarnya.

Dijelaskannya lagi, Hang FM pernah bekerjasama dengan Polda Kepri membuat tabligh akbar bertemakan tolak terorisme.

“Narasumber dakwah Hang FM pun menyiarkan bagaimana sesat dan bahayanya ISIS,” tegas Abu Yusuf.

Sementara, untuk lebih menguatkan penjelasan terkait klarifikasi ini, Hang FM Batam mengajukan permohonan ke pihak Konsulat Singapura di Batam agar pemberitaan yang telah beredar di Singapura itu bisa terbantahkan.

“Namun, hingga sekarang masih menunggu konfirmasi karena yang bersangkutan sedang berada di luar negeri,” pungkasnya. (cr15)

Respon Anda?

komentar