RSUD Karimun Segera Ganti Nama Jadi RS HM Sani

668
Pesona Indonesia
RSUD Karimun. foto:rpg
RSUD Karimun. foto:rpg

batampos.co.id – Untuk menghargai dan mengenang tokoh masyarakat Kepri yang pernah berjasa membangun Karimun, maka nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun rencananya akan berganti nama menjadi RS HM Sani yang merupakan mantan Gubernur Kepri kedua.

”Memang saya berencana akan menyampaikan ke pemerintah daerah agar nama RSUD di tempat kita diganti namanya dengan RS HM Sani. Hal ini tidak lain sebagai bentuk penghargaan kepada almarhum HM Sani yang menjadi bupati pertama di Kabupaten Karimun,” ujar Raja Bakhtiar yang saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Kepri asal Kabupaten Karimun kepada koran Batam Pos, Senin (22/8).

Dengan memberikan nama RS HM Sani, lanjut Bakhtiar, juga dalam rangka untuk mengenang jasa yang pernah diberikan alrmahum selama menjabat sebagai Bupati Karimun. Dia masih ingat bahwa dengan kebijakan HM Sani ketika itu mengambil keputusan untuk membangun rumah sakit. Karena, memang mengingat jumlah penduduk Karimun sudah semakin ramai, maka tidak mungkin hanya mengandalkan puskesmas.

”Pemikiran almahum HM Sani juga bahwa masyarakat dapat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik. Khususnya, masyarakat kita yang tidak mampu dan berada di pulau-pulau bisa bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan berobat di Karimun. Dan, rumah sakit yang dibangun tidak tanggung-tanggung. Kalau boleh saya katakan bahwa ketika itu rumah sakit yang baru di Karimun termasuk salah satu yang termegah yang ada di Kepri,” jelas mantan Ketua DPRD Periode 2009-2014.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq secara terpisah menyatakan, bahwa pihaknya dalam hal ini pemerintah daerah memang sudah berencana untuk mengganti nama RSUD Karimun menjadi RS HM Sani. ”Wacana untuk mengganti nama RSUD memang sudah masuk dalam agenda pemerintah. Hal ini saya lakukan karena pada saat melakukanm kunjungan ke Kabupaten Siak. Di sana rumah sakitnya diberi nama RS Tengku Rafi’ah. Kemudian, di daerah lain, seperti Batam ada RS Embung Fatimah,” jelasnya.

Untuk itu, kata Rafiq, tidak ada salahnya RSUD berganti nama dengan RS HM Sani yang merupakan orang yang pernah berjasa membangun Karimun. Tentunya, sebelum melakukan pergantian nama dia sudah memerintahkan Sekda Karimun untuk melakukan penjaringan aspirasi kepada para tokoh masyarakat di Karimun. Setelah itu, baru akan dikuatkan dengan peraturan bupati atau peraturan daerahnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar