Tekong Pompong Tenggelam Alami Sakit di Dada dan Tulang Rusuk

1182
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, kemeja putih, menumpang Sea Rider dalam operasi pencarian korban pompong tenggelam.
Gubernur Kepri, kemeja putih, menumpang Sea Rider dalam operasi pencarian korban pompong tenggelam.

batampos.co.id – Said Amrullah, 36, tekong Pompong tujuan Tanjungpinang – Pulau Penyengat, yang tenggelam dan salah satu dari dua korban selamat, mengalami sakit dibagian dada dan juga tulang rusuk sebelah kiri.

Hal tersebut dikatakan istrinya, Nia, 28, yang ditemani Maulana, 7, dan Maulanda, 5, dua buah hati hasil pernikahannya dengan Said, saat ditemui di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Tanjungpinang, Senin (22/8) malam.

“Suami saya sudah bicara sedikit-sedikit. Tadi dia sampaikan ke saya dada dan tulang rusuknya sakit,” ujar Nia.

Nia pun bersyukur kondisi suaminya itu sudah sedikit membaik. Namun, dirinya belum mendapat keterangan dari dokter yang menangani suaminya itu.

“Dia bicara pun suaranya bergema gitu. Tapi Alhamdulillah sudah agak mendingan,” kata Nia.

Nia berujar, insiden tenggelamnya pompong yang menewaskan 15 orang tersebut diketahui melalui media sosial (medsos) dan telepone dari keluarganya. Sebab, saat kejadian dirinya sedang bekerja di kantin salah satu universitas di Singapore.

“Kejadian kan sekitar pukul 09.20 WIB. Saya di telpon diberitahu bahwa pompong yang tenggelam itu yang biasa dibawa suami saya. Saya juga melihat tayangan di televisi serta medsos,” ucap Nia.

Dikatakannya, saat mendengar kabar bahwa didalam pompong tersebut terdapat dua anak-anak. Dirinya sempat shock. Karena ia mengira jika dua anak tersebut merupakan buah hati mereka.

“Kan informasi awalnya masih simpang siur. Makanya saya terkejut mendengar ada dua anak di pompong yang dibawa suami saya. Karena biasanya anak kami ikut sama bapaknya nambang. Tapi Alhamdulillah ternyata tidak,” kata Nia.

Dilanjutkannya, saat mendengar kabar tersebut, ia pun langsung meminta izin sama toke tempatnya bekerja dan sempat tidak di berikan izin untuk pulang ke Tanjungpinang.

“Awalnya tak dikasih saya pulang. Terus saya jelaskan ke toke saya bahwa pompong tenggelam yang bawa suami saya baru dikasih izin. Tadi (Senin) sekitar pukul 14.00 WIB, saya sampai Tanjungpinang,” ucapnya.

Pantauan di ruang ICU RSUD Tanjungpinang, empat personel Polres Tanjungpinang disiagakan untuk menjaga Said Amrullah. Sementara itu pihak keluarga tekong tersebut juga terlihat berada di situ. Said sendiri saat itu sedang terbaring di atas dipan yang berada di paling pojok dalam ruangan ICU.Terlihat tangannya di pas anti selang infus. Sedangkan dibagian dadanya juga di pasangi peralatan medis.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar