Lagi, 2 Truk Angkut Ugal-ugalan Hingga Tabrakan

668
Pesona Indonesia
Mobil truk pengangkut tanah yang kecelakaan di jalan Laksamana Bintan, depan Arsikon terpaksa dievakuasi mengunakan alat berat jenis doser, Senin (22/8). F Dalil Harahap/Batam Pos
Mobil truk pengangkut tanah yang kecelakaan di jalan Laksamana Bintan, depan Arsikon terpaksa dievakuasi mengunakan alat berat jenis doser, Senin (22/8). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dua truk pengangkut tanah untuk aktivitas reklamasi di kawasan Ocarina terlibat kecelakaan di jalan Raja Haji Fisabilillah, Senin (23/8) malam, sekitar pukul 22.30 WIB.

Akibat kecelakaan itu truk BP 9910 DY mengalami rusak dibagian depan. Truk warna putih ini menabrak truk lain yang berada di depannya. Namun, salah satu mobil meninggalkan lokasi.

Kedua truk ini sebelumnya terlibat kejar-kejaran menuju Ocarina.

Nando, salah seorang saksi mata mengatakan tabrakan itu akibat aksi ugal-ugalan sopir truk. Kedua mobil yang bermuatan melaju kencang.

“Mereka (sopir truk) iring-iringan. Tetapi pas dijalan truk yang Dibelakang mepet dan menabrak,” ujar Nando di lokasi.

Dia menjelaskan usai menabrak, sopir truk BP 9910 DY tersebut banting stir ke arah kanan jalan. Sehingga truk tersebut ke luar dari jalan dan menaiki trotoar.

“Truknya sampai menabrak pohon juga. Tanahnya berserakan,” tuturnya.

Akibat kejadian itu, sopir truk BP 9910 DY mengalami luka dan terjepit di dalam truk. Sehingga beberapa pengguna jalan dan rekan sopir lainnya membantu mengevakuasi dari dalam truk.

Sementara itu, sopir truk yang enggan menyebutkan namanya tersebut membantah mengemudi secara ugal-ugalan.

“Saya gak ngebut. Karena sudah tau teman di depan,” ujarnya singkat.

Kanit Laka Polresta Barelang, Iptu Arman mengatakan kecelakaan itu disebabkan kelalaian sopir. Sehingga sopir banting stir dan ke luar dari badan jalan.

“Laporannya tidak tabrakan dan ke luar dari trotoar. Semalam sudah ditangani anggota,” ujarnya.

Disinggung seringnya aksi ugal-ugalan sopir pengangkut tanah, Arman mengatakan akan menindak tegas sang sopir. Ia akan meminta anggota untuk mengawasi jalur yang dilalui truk.

“Akan kita tidak tegas. Kalau ugal-ugalan sudah menyalahi aturan,” tegasnya.

Dia menghimbau kepada para sopir pengangkut tanah untuk berkendara secara berhati-hati. Sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

“Sekarang saya hanya bisa menghimbau kepada sopir-sopir ini. Jangan sembarangan berkendara,” tutupnya. (opi)

Respon Anda?

komentar