Gaji Guru Honor Belum Kunjung Cair, Disdik Dianggap Lamban Ajukan Anggaran

534
Pesona Indonesia
Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Riky Indrakari.  foto: yusuf hidayat / batam pos
Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Riky Indrakari.
foto: yusuf hidayat / batam pos

batampos.co.id – Saat ini tercatat 576 guru honor belum menerima gaji, meskipun DPRD Batam sudah memberikan surat rekomendasi┬ákepada Pemko Batam terkait pembayaran gaji guru honor SMA dan SMK Negeri di Batam.

“Padahal kami sudah menyurati pemko untuk segera dibayarkan,” ujar Ketua DPRD Batam, Nuryanto, kemarin.

Menurutnya, apa yang diusulkan Komisi IV DPRD Batam terkait rekomendasi pembayaran gaji guru honor komite menggunakan dana insentif tidak masalah.

Diambilkan dulu, nanti pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) baru ditambah.

“Ini kan hanya masalah teknis saja. Di APBD-P kan sudah kita anggarkan,” ungkap Cak Nur.

Menanggapi hal ini, Kepala Bagian Keuangan Pemko Batam, Malik saat dikonfirmasi Batam Pos (grup batampos.co.id) mengatakan, pihaknya sudah menerima rekomendasi dari DPRD secara tertulis.

Namun untuk pencairan belum dilaksanakan karena menunggu pengajuan dari SKPD terkait.

“Kalau sudah diajukan (Dinas Pendidikan-red), kita langsung bayarkan,” katanya singkat.

Ketua Komisi IV DPRD Batam, Riky Indrakari menilai, keterlambatan ada di Dinas Pendidikan (Disdik).

Padahal, sudah seharusnya Disdik mempersiapkan lebih awal dokumen administrasi Surat Perintah Membayar yang ditujukan ke Kabag Keuangan Pemko Batam.

“Harusnya tak menunggu turunnya surat rekomendasi DPRD Batam kepada Walikota untuk pembayaran honor guru P3K yang berasal dari SMAN/SMKN,” kritik politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Menurut Riky, pembayaran guru ini perlu diselesaikan secepat mungkin, mengingat akan mengganggu proses belajar dan mengajar siswa. Apalagi melihat gaji guru honor komite yang dianggarkan tersebut masih berada di bawah UMK Batam.

“Dana kan sudah ada, tinggal pencairan. Kenapa masih ditunggu-tunggu,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin yang dihubungi Batam Pos tidak mengangkat teleponnya.

Seperti diketahui, pengajuan rekomendasi yang diajukan DPRD Batam terkait pembayaran gaji guru honor komite di SMA dan SMK Negeri dan gaji 13 atau THR untuk Tenaga Harian Lepas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam.

Untuk gaji guru komite sendiri, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 7 miliar. Dana ini digunakan untuk membayar guru honorer terhitung sejak Juli hingga Desember 2016 nanti. (rng)

Respon Anda?

komentar