Januari-Juli 2016, Ada 418 Kecelakaan Lalulintas di Batam, 68 Orang Meninggal, 220 Luka Parah, 283 Luka Ringan

849
Pesona Indonesia
Lakalantas di Bukit Daeng yang menewaskan satu pemotor. Foto: rio/facebook
Lakalantas di Bukit Daeng yang menewaskan satu pemotor. Foto: rio/facebook

batampos.co.id – Angka kecelakaan lalulintas di Batam masih terbilang tinggi. Data yang diperoleh dari Unit Lakalantas Polresta Barelang selama Januari hingga bulan Juli 2016 tercatat 418 kasus.

Jumlah kasus lakalantas itu tak jauh berbeda dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yang saat itu tercatat 486 kasus.

“Dari 418 kasus itu, 68 orang diantaranya meninggal dunia, 220 orang mengalami luka berat dan 283 orang mengalami luka ringan,” ungkap Kanit Lakalantas Polresta Barelang, Ipda Arman, Selasa (23/8/2016).

Kasus kecelakaan terbanyak terjadi pada bulan Juli dengan jumlah 71 kasus. Tujuh orang tewas, 43 luka berat, dan 65 luka ringan.

Tingginya angka kecelakaan di Batam ini menurut Arman karena faktor sarana dan prasarana jalan yang belum memadai, ditambah dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah.

Berdasarkan pantauan batampos.co.id, di belakang Mapolresta Barelang terlihat ratusan sepeda motor korban kecelakaan terparkir dan mulai menjadi barang rongsokan.

Arman menghimbau kepada pemilik sepeda motor untuk segera mengambil kendaraannya dengan membawa bukti berupa surat-surat kendaraan.

“Kepada pemilik diharap segera mengambilnya. Sementara untuk yang tidak diambil-ambil sama pemiliknya belum tau mau dikemanakan, karena belum ada petunjuk dari atasan,” kata Arman.(eggi)

Respon Anda?

komentar