Kunjungan Keluarga JCH Bakal Diatur

394
Pesona Indonesia
Suasana rapat evaluasi jajaran PPIH Embarkasi Batam, Minggu (22/8) lalu. F,oto:Kemenag Kepri untuk Batam Pos.
Suasana rapat evaluasi jajaran PPIH Embarkasi Batam, Minggu (22/8) lalu. F,oto:Kemenag Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam terus memaksimalkan kesiapannya dalam melaksanakan kerja pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) ke Tanah Suci. Maka dari itu digelar rapat evaluasi guna melihat secara menyeluruh pelaksanaan yang sudah-sudah dan kegiatan yang belum terlaksana.

Ketua PPIH Embarkasi Batam, Marwin Jamal menerangkan, secara keseluruhan proses pelaksaanaan ibadah haji tahun ini berlangsung lancar dan tidak mengalami sejumlah kendala. “Semuanya lancar karena koordinasi antarlini yang terjalin baik. Kami sedang mempersiapkan keberangkatan kloter 15,” kata Marwin, kemarin.

Kloter 15 memang perlu mendapatkan penanganan khusus. Marwin menjelaskan, JCH yang tergabung dalam kelompok ini berasal dari Kota Batam. Sebagaimana tahun yang sudah-sudah, keberangkatan JCH asal Batam selalu diiringi oleh membludaknya keluarga JCH yang ikut mengantar sampai bandara termasuk pula hingga ke Asrama Haji di Batam Centre.

Untuk itu, Marwin menilai memang perlu dilakukan sejumlah peningkatan kerja. Utamanya di sektor keamanan guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi.

Thomas, panitia bidang keamanan PPIH Embarkasi Batam, menjelaskan, akan diatur mekanisme kunjungan keluarga dari JCH Kloter 15. Baik itu di Asrama Haji maupun di Bandara Hang Nadim. Dari tahun ke tahun, keberangkatan JCH asal Kota Batam memang selalu menimbulkan kepadatan yang berbeda dibandingkan JCH dari luar kota.

“Karena itu, kami juga akan turut menertibkan areal parkir yang ada di depan Asrama Haji Batam. Pengamanan hilir-mudik di bandara juga akan diatur nanti dengan petugas di sana,” ujar Thomas.

Sementara itu, Senin (22/2) kemarin telah diberangkatkan JCH Kloter 14 BTH yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat berjumlah 444 orang dengan rincian Kabupaten Sambas 226 orang, Sintang 111 orang, Kayong Utara 54 orang, Sekadau 47 orang, Kota Pontianak 1 orang dan petugas kloter 5 orang. “Dengan jumlah JCH laki-laki 216 orang dan perempuan 228 orang,” kat Wakil Ketua PPIH Batam, Zulkifli.

Pada rombongan ini, terdapat tiga calon haji yang ditunda keberangkatannya. Yakni atas nama Engkos Bahrum Jamhari asal Kayong Utara karena sakit, Yahya Zainuddin Mamud asal Sambas karena sakit, dan Rabuyah Muhammad Aris Binti M. Aris asal Sambas yang merupakan pendamping jamaah sakit. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar