Pemerintah Kelola Air Limbah, Bisa Digunakan Untuk Cuci Mobil dan Siram Tanaman

531
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Badan Dampak Pengendalian Lingkungan Daerah (Bapadalda) kota Batam, Dendi Purnomo mengatakan pengelolaan air limbah di kawasan Industri telah dilakukan Batamindo.

Baca juga :

Persediaan Air Bersih Kian Tipis, Diprediksi 5 Tahun Lagi Batam Alami Krisis Air

Setiap hari Batamindo mengelola sendiri 1000 meter kubik air limbah. Dan jika hal ini diikuti oleh kawasan industri serta pengusaha lainnya, diyakini usia air bersih di Batam akan semakin panjang. Sebab kosumsi air bersih di kawasan industri tinggi, 80 persen dari air bersih itu akan menjadi limbah.

“Sudah ada MOU antara Batammindo dan Pemko. Gerakan efesiensi lainnya akan dilakukan Panbil dan Kabil. Batamindo telah melakukan efisiensi dengan tepat” jelas Dendi.

Tak hanya itu, pemerintah juga tengah melakukan pengelolahaan limbah cair. Yang mana untuk Batam akan ada lima Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terpadu.

Satu Ipal sudah dilaksanakan oleh BP di kawasan Bengkong, dengan 300 liter perdetik. Ipal di Bengkong diharapkan bisa memenuhi kebutuhan 15 persen populasi masyarakat Batamcenter dan Bengkong.

“Sementara tugas Pemko membangun dan mengelola 4 Ipal lagi. Rencananya Ipal ini akan berada di daerah Tanjungpiayu, Batubesar, Batuaji dan Sekupang,” sebut Dendi.

Dikatakan Dendi, satu Ipal itu menghabiskan anggaran Rp 300 miliar hingga Rp 400 miliar. Proyek itu sudah dikerjakan oleh BP Batam selama tiga tahun terakhir mulai dari pematangan lahan, pembangunan Ipal dan koneksi kerumah-rumah warga.

Yang artinya, telah ada koneksi air rumah tangga warga yang dikelola oleh Ipal di Bengkong. Air limbah yang telah diolah bisa digunakan untuk mencuci kendaraan, menyiram tanaman hingga kawasan industri.

“Kapasitasnya sangat beragam, tergantung buangan. Namun tak bisa untuk konsumsi dan mandi,” pungkas Dendi. (she)

Respon Anda?

komentar