Tiga Kapal Pelni Layari Kepri, Ini Rutenya!

703
Pesona Indonesia
KM Sabuk Nusantara 39 selesai masa perbaikan di salah satu galangan kapal, Kota Batam, kemarin. Kapal yang disubsidi Pemerintah Pusat untuk melayani keberangkatan bagi masyarakat Pulau Tambelan akan kembali dioperasikan 27 Agustus mendatang. foto:istimewa
KM Sabuk Nusantara 39 selesai masa perbaikan di salah satu galangan kapal, Kota Batam, kemarin. Kapal yang disubsidi Pemerintah Pusat untuk melayani keberangkatan bagi masyarakat Pulau Tambelan akan kembali dioperasikan 27 Agustus mendatang. foto:istimewa

batampos.co.id – KM Sabuk Nusantara 39 yang memiliki daya tampung sekitar 500 orang akan melayani rute pelayaran dari Pelabuhan Sribayintan, Kijang-Tambelan-Pontianak-Serasan-Subi-Ranai-Pulau Laut-Sedanau-Pulau Tiga-Midai-Tarempa-Kuala Maras dan kembali ke home basenya atau Kijang.

Sedangkan KM Bukit Raya dan KM Lawit yang memiliki daya tampung masing-masing sekitar 2.000an orang itu akan melayani rute dari Pelabuhan Sribayintan Kijang-Letung-Tarempa-Natuna-Midai-Serasan-Tambelan-Pontianak-Surabaya-Jakarta dan kembali lagi ke Kijang.

Kepala KSOP Kelas II Kijang, Sanggam Marihot, mengatakan krisis ketersediaan transportasi penyeberangan laut antar pulau-pulau tak hanya dialami Kabupaten Bintan saja melainkan seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kepri juga mengalami nasib yang sama. Namun tidak dibenarkan mencari alternatif lain dengan cara menumpangi kapal ikan dalam mengantisipasi krisis itu.

Karena kapal ikan dioperasikan bukannya untuk mengangkut penumpang melainkan muatan barang-barang hasil tangkapan di laut. Sehingga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bagi penumpang tidak bisa terjamin 100 persen.

“Kita akan usahakan untuk membahas penambahan armada kapal penyebrangan bersama Pemda. Pembahasan itu akan diusulkan kepada Kemenhub. Semoga saja tahun depan kapal penyeberangan bertambah,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar