Badai Hantam Nongsa, Rubuhkan Tiang Listrik

505
Pesona Indonesia
Anak Kecil Sedang Bermain Dekat Tiang Listrik Yang Roboh Akibat Badai Di Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Nongsa, Rabu (21/8). F. Fiskajuanda/Batampos
Anak Kecil Sedang Bermain Dekat Tiang Listrik Yang Roboh Akibat Badai Di Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Nongsa, Rabu (21/8). F. Fiskajuanda/Batampos

batampos.co.id – Hujan disertai angin kencang melanda daerah Nongsa dan sekitarnya pada Rabu (24/8) dini hari. Badai yang melanda daerah Nongsa ini, merubuhkan pohon-pohon yang ada di daerah kampung tua.

Salah satu pohon kelapa yang rubuh, menimpa kabel listrik di Kampung Tua Teluk Mata Ikan.

Pohon ini menyebabkan satu tiang listrik juga ikut ambruk, dan delapan tiang lainnya rusak. Sementara kabel listrik di kampung ini, berserakan sepanjang jalan.

“Listrik sudah mati sejak pukul 02.00 (24/8) tadi, mungkin karena tiangnya yang ambruk ini,” kata Denji pada Batam Pos.

Ia mengatakan hujan lebat hingga angin kencang, mulai terjadi dari pukul 01.30 (24/8). “Bunyi anginnya seram,” ucapnya.

Hujan dan angin kencang, kata Denji baru berhenti pada pukul 08.00. Ia mengatakan di Teluk Mata Ikan, tak ada banjir.

“Disini cuman badai saja,” ungkapnya.

Hal yang senada yang diungkapkan Agus, saat badai menerjang kampungnya. Ia memilih untuk berdiam diri dirumah. Walau diluar ia mendengar suara pohon tumbang. “Beberapa kali saya dengar suara dentuman. Tapi gak berani keluar,” ujarnya.

Ia merasa bersyukur, sebab badai kali ini tak ada korban. “Untung hanya menimpa kabel, kalau rumah. Waduh gak kebayang,” ungkapnya.

Dari pantauan Batam Pos (grup batampos.co.id) kabel listrik, menjalar di jalanan sejauh 20 meter. Terlihat anak-anak bermain diantara kabel-kabel tersebut.

“Tak masalah, sudah matikan kok,” kata salah satu petugas yang sedang memperbaiki listrik tersebut.

Selain itu pohon tumbang, juga ada di Kampung Tua Bakau Serit. Disana pohon juga menimpa kabel listrik. Tapi tidak sampai menumbang tiang seperti di Kampung Tua Teluk Mata Ikan.

Mengenai hujan badai ini, Pihak BMKG mengamininya. Sebab sekitar pukul 01.00, dikelurakan peringatan dini. “Sebab hujan lebat dan petir disertai angin kencang,” kata Kepala BMKG Hang Nadim, Philip Mustamu. (ska)

Respon Anda?

komentar