Belanja Meningkat, Dana Cadangan Revitalisasi Jam Gadang Batal

269
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id — Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2016 akhirnya disahkan Wakil Wali Kota (Wawako) Bukittinggi Irwandi beserta pimpinan DPRD Kota Bukittinggi.

Pengesahan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan KUA/PPAS Perubahan APBD 2016 yang diparaf langsung oleh Wawako Irwandi dan Wakil Katua DPRD Yontrimansyah dan Trismon, di ruangan utama sidang DPRD Kota Bukittinggi, Rabu (24/8).

Dalam KUA/PPAS perubahan APBD 2016 itu, diketahui bidang pendapatan daerah mengalami peningkatan sebesar Rp 110 miliar. Lalu, pada bidang belanja daerah juga mengalami peningkatan sebesar Rp142 miliar.

Sementara, pada bidang pembiayaan daerah bertambah sebesar Rp 6,2 miliar yang digunakan untuk penyertaan modal daerah kepada Bank Nagari.

Yang menarik dari isi KUA/PPAS Perubahan 2016 itu, dana cadangan yang semula direncanakan dianggarkan sebesar Rp 25 miliar untuk revitalisasi kawasan jam gadang, akhirnya ditunda oleh DPRD sampai adanya perencanaan untuk kegiatan tersebut.

Penundaan dana cadangan untuk revitalisasi kawasan jam gadang yang diajukan oleh pemko tersebut dilakukan melalui berbagai rapat gabungan komisi-komisi DPRD dan rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD bersama bagian hukum Pemko.

Dalam rapat tersebut, kesepakatan menunda penganggaran dana cadangan dilakukan sambil menunggu persiapan perencanaan dan adanya pembangunan yang menjadi prioritas untuk dilaksanakan secepatnya.

Dalam laporan badan anggaran DPRD Bukittinggi yang dibacakan oleh juru bicara Dedi Fatria menyebutkan, naiknya pendapatan daerah pada perubahan ini karena masuknya Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 109 miliar yang terdiri dari DAK Fisik Rp 44 miliar dan DAK Non Fisik sebesar 64 miliar.

“Khusus dana DAK non fisik berupa tunjangan profesi guru dan tambahan penghasian guru serta bantuan operasional pendidikan dan kesehatan serta bantuan lainnya” terang Dedi Fatria seperti diberitakan Padang Ekspress (Jawa Pos Group), hari ini (25/8).

Usai penandatanganan nota kesepakatan, Wawako Irwandi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Banggar dan TAPD yang sudah melakukan pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (RKUPA)/PPAS perubahan APBD 2016.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Banggar dan TAPD yang telah membahas RKUPA/PPAS perubahan APBD 2016 yang sudah kami hantarkan pada 1 Agustus yang lalu” ujar Irwandi.

Lebih lanjut Irwandi mengatakan setelah penandatangan nota kesepakatan ini maka selanjuttya pemko akan menyampaikan nota keuangan sebagai hantaran resmi RAPBD Perubahan 2016.

“Setelah ini kami akan menyampaikan nota keuangan hantaran RAPBD 2016. Dan pada saat yang bersamaan kami akan membahas RKUPA/PPAS 2017 yang sudah dihantar dahulu bersamaan dengan KUPA/PPAS Perubahan Anggaran 2016 beberapa waktu lalu” tukas Irwandi. (jpg)

Respon Anda?

komentar