Cuaca Ekstrem, Warga Gunungtalang Diminta Waspada

248
Pesona Indonesia
Awan gelap seperti bergulung-gulung di Selat Malaka, Minggu (21/8) sekitar pukul 11.00 WIB terlihat dari perairan Singapura. Cuaca buruk telah mengakibatkan kecelakaan di perairan Tanjungpinang, dimana 15 penumpang pompong dari Tanjungpinang tujuan Pulau Penyengat tewas tenggelam. F. Bambang Irawan untuk Batam Pos
Ilustrasi. Foto Bambang Irawan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Hujan sedang disertai angin kencang sejak Selasa, (23/8) malam mengakibatkan longsor di kawasan Bukit Subang, Jorong Lubukselasih, Nagari Batangbarus, Kecamatan Gunungtalang. Beruntung, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.30 Wib (24/8) tidak menelan korban jiwa.

Dari Informasi yang berhasil diterima Padang Ekspres, akibat kejadian ini, sebanyak 8 Kepala Keluarga (KK) dengan 36 jiwa terpaksa dipindahkan sementara ke rumah tetangga yang berada di lokasi lebih tinggi.

Sementara itu, akses jalan menuju lingkungan Bukit Subang tertutup genangan lumpur bercampur air warna berwarna coklat yang menyebabkan warga sulit keluar dari kawasan Bukitsubang. Namun, semua warga bisa dievakuasi oleh pihak Nagari yang juga dibantu petugas Kepolisian Polres Solok.

“Kita khawatir, setelah ini terjadi banjir bandang. Makanya, warga yang bermukim di kawasan Bukitsubang kita evakuasi sementara,” sebut Wali Nagari Batangbarus, Syamsul Azwar seperti diberitakan Padang Ekspress (Jawa Pos Group), hari ini (25/8).

Wali Nagari sendiri mengaku, sejak Selasa kemarin, (red_), kawasan rawan longsong ini telah diprediksi bakal mengalami longsor. “Kawasan diseputaran Bukitsubang memang kerap longsor,” sebutnya.

Wakil Bupati Solok yang juga turun kelapangan saat terjadi luapan air ini, mewanti-wanti warga yang berada disepanjang kawasan bukit maupun aliran sungai untuk selalu waspada dan tetap berjaga jaga. Sebab, cuaca ekstrim berupa angin dan hujan masih terus berlanjut hingga malam ini (red_).

“Selalu waspada dan jaga keselamatan. Pihak Nagari, Pemkab Solok juga terus berjaga-jaga,” sebutnya.

Wali Nagari sendiri mengaku, pihaknya bersama petugas Polres setempat dan Dishubkominfo terus berjaga-jaga dan memantau kawasan rawan bencana.

Di waktu bersamaan, sebatang pohon di kawasan jalan lintas Solok-Muaralabuh, tepatnya di Jorong Kayujago, Nagari Batangbarus dilaporkan tumbang dan sempat mengganggu arus lalu lintas. Namun, kemacetan tidak berlangsung lama.

“Sempat macet sebentar, tapi pohon tumbang berhasil diketepikan oleh petugas kami bersama petugas Dinas PU Kabupaten Solok,” sebut Kasat Lantas Polres Arosuka AKP Anggara Rustamyono. (jpg)

Respon Anda?

komentar