Ditreskrimsus Polda Kepri Telusuri Program RTLH di Lingga

354
Pesona Indonesia
Kepala Dinas Sosial Lingga, Muslim. foto:wijaya satria/batampos
Kepala Dinas Sosial Lingga, Muslim. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Polda Kepri melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus menerjunkan timnya ke Kabupaten Lingga. Dari informasi yang di dapat koran Batam Pos, kedatangan tim ini atas laporan masyarakat terkait program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2014 yang tidak selesai di Tanah Bunda Melayu ini.

Selain meninjau sejumlah lokasi tempat pembangunan RTLH, tim yang turun berkisar sembilan orang ini juga mendatangi Kantor Dinas Sosial di Dabo Singkep.

Menurut Kepala Dinas Sosial, H Muslim, kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi terkait program RTLH sekaligus membawa sejumlah berkas yang mereka perlukan mengenai data dana bansos RTLH pada 2014 tersebut.

“Ada empat orang yang datang ke kantor, mereka juga meminta keterangan terkait dana pembangunan RTLH itu,” kata Muslim ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/8) pagi.

Setelah memberikan klarifikasi dan memberikan berkas, Muslim juga menemani tim tersebut mengunjungi sejumlah lokasi pembangunan RTLH. Di Kecamatan Singkep Barat, Muslim bersama rombongan mengunjungi Desa Langkap dan Desa Tanjungirat. Di Kecamatan Singkep Pesisir, mereka mengunjungi Desa Lanjut dan Desa Berindat, di Kecamatan Singkep Selatan mereka singgah di Desa Marok Kecil dan Desa Resang, di Kecamatan Singkep rombongan mengunjungi Desa Tanjungharapan dan Kelurahan Dabo sedangkan di Kecamatan Lingga mereka juga mendatangi Desa Menduta dan Kelungu.

Seluruh Desa yang dikunjungi adalah sebagai pemerima bantuan dana bansos dalam program RTLH.

Muslim menambahkan, ada sejumlah rumah tidak layak huni yang mendapat bantuan dana dari bansos tersebut yang hingga saat ini belum selesai. Namun jumlahnya tidak seperti laporan yang diterima Polda Kepri yakni mencapai ratusan.

“Ada bebebara rumah yang memang belum selesai belasan rumah dan sedang dikerjakan,” kata Muslim. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar