Doa Bersama untuk Korban Insiden Pompong Tenggelam

967
Pesona Indonesia
Doa bersama untuk para korban meninggal dunia pada insiden kecelakaan laut Minggu (21/8) lalu. foto:fatih/batampos
Doa bersama untuk para korban meninggal dunia pada insiden kecelakaan laut Minggu (21/8) lalu. foto:fatih/batampos

batampos.co.id – Karena papan bunga saja tidak cukup. Begitu yang diyakini anak-anak muda Tanjungpinang yang tergabung dalam organisasi sosial dan nirlaba Sahabat Sehati dan Club Tanjungpinang Sociality. Selasa (23/8) malam kemarin, di Masjid Al Irsyad, mereka menggelar doa bersama untuk para korban meninggal dunia pada insiden kecelakaan laut Minggu (21/8) lalu.

“Duka ini milik bersama. Mari sama-sama kita yang hadir di sini mendoakan yang terbaik buat korban dan keluarga yang ditinggalkan,” kata Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, yang memimpin pembacaan doa bersama.

Kepada semua yang hadir, Syahrul mengingatkan agar merenung dan mengambil hikmah dari insiden yang terjadi. Maut memang kuasa Tuhan, tapi manusia bisa mengupayakan untuk keselamatan. Begini cara Syahrul mengajak seluruh warga Tanjungpinang agar lebih waspada demi keselamatan bersama.

Berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan sederhana, beberapa orang kenamaan ikut hadir dalam doa bersama ini. Sebut saja Wakil II Ketua DPRD Kepri Husnizar Hood, Anggota DPRD Tanjungpinang Peppy Chandra, Kepala Dispora Kepri Doli Boniara, Rektor UMRAH Prof Syafsir Akhlus, dan sejumlah anggota Paskibraka.

Paling terakhir, Wali Kota Lis Darmansyah tiba. Usai pembacaan doa, Lis kembali mengingatkan bahwa demi keselamatan penumpang transportasi laut, sudah semestinya penumpang bersikap tegas. Tanpa toleransi untuk sebuah keteledoran. “Kalau memang kelebihan muatan, jangan naik,” ucapnya.

Dengan begitu, Lis mengharapkan, insiden akhir pekan lalu adalah yang pertama sekaligus yang terakhir. Pemko Tanjungpinang, kata dia, tidak bisa bekerja sendiri dan perlu bantuan masyarakat. “Sama-sama kita bentuk dan wujudkan Tanjungpinang yang nyaman dan aman sebagai tempat tinggal dan tujuan wisata,” pungkas Lis. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar