Gudang Pengolahan Gambir di Sawang Terbakar

459
Pesona Indonesia
Wakapolsek Kuta/Kuba Iptu Yamin kanan, Ahatong, Bhabinkamtibmas Sawang Aiptu Ari Suandi dan Kanireskrim Iptu Zulkifli meninjau TKP kebakaran.   foto:imam soekarno/batampos
Wakapolsek Kuta/Kuba Iptu Yamin kanan, Ahatong, Bhabinkamtibmas Sawang Aiptu Ari Suandi dan Kanireskrim Iptu Zulkifli meninjau TKP kebakaran. foto:imam soekarno/batampos

batampos.co.id – Gudang pengolahan daun gambir di Mangkuse, Desa Sawang Selatan, Kecamatan Kundur Barat, terbakar, Rabu (24/8) pukul 03.00 WIB. Satu unit truk, dua unit mesin desel, tiga unit mesin pemotong daun gambir, dan tiga ton daun gambir siap produksi, ludes terbakar. Ditaksir kerugian material atas musibah tersebut mencapai puluhan juta rupiah. Kobaran api baru bisa dijinakkan setelah tiga jam dilakukan upaya pemadaman.

Tidak ada korban jiwa saat kejadian. Sementara penyebab kebakaran belum diketahui apakah api berasal dari dapur pengolahan daun gambir.

Misran, saksi mengaku mengetahui kebakaran setelah mendengar bunyi klakson truk yang terbakar. Ketika itu, dirinya sedang lelap tidur sekitar pukul 03.00 WIB. Pekerja gudang ini kaget begitu mendengar bunyi klakson. Llau ia terbangun dan keluar, saat itulah ia melihat kobaran api. Selanjutnya Misran menjemput Ahtong, anak pemilik gudang tersebut untuk memberitahu.

“Seperti hari biasanya selesai bekerja saya cek kondisi dapur untuk merebus daun gambir dan sore itu sudah tidak ada lagi sisa api. Namun sekitar pukul 03.00 WIB, saya terbangun mendengar bunyi klakson kendaraan setelah keluar saya melihat kobaran api sudah cukup besar lantas saya melapor ke pemilik gudang,” kata Misran.

Wakapolsek Kundur Iptu Yamin didampingi Kanitreskrim Iptu Zulkifli dan Bhabinkamtibmas Sawang Aiptu Ari Suandi, langsung meninjau tempat kejadian perkara (TPK).

“Diduga api berasal dari dapur pengolahan daun gambir. Sisa api bekas pembakaran menyala karena tiupan angin yang terjadi Selasa malam. Tanpa disadari api membesar dan membakar dapur pengolahan daun gambir serta kendaraan,” tutur Yamin.(ims)

Respon Anda?

komentar