Optimis! Pariwisata Bakal Jadi Sumber Perekonomian Baru Lampung

321
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung makin fokus meningkatkan bidang pariwisata di Sai Bumi Ruwa Jurai. Bahkan, pemprov berencana menjadikan sektor pariwisata ini sebagai sumber perekonomian baru di Lampung.

Hal itu diungkapkan oleh Plt. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Sutono mewakili Gubernur M. Ridho Ficardo saat menghadiri acara pembukaan Lampung Krakatau Festival (LKF) 2016 di hall Mal Boemi Kedaton (MBK) Rabu (24/8).

Menurutnya, kebudayaan yang dimiliki Lampung saat ini telah lengkap menjadi satu paket kesenian budaya dan memiliki nilai seni yang cukup tinggi. Bentuk nilai-nilai kesenian tersebut akan coba diungkap melalui salah satu rangkaian LKF 2016, yaitu Festival Jelajah Pasar Seni.

’’Ke depannya (kesenian Lampung, Red) harus mendapatkan perhatian khusus dari kita (Pemprov Lampung). Selain itu, Dewan Kesenian Lampung (DKL) juga harus diaktifkan lagi, dan memberikan sejumlah kesenian yang bagus untuk pariwisata Lampung,” katanya seperti diberitakan Radar Lampung (Jawa Pos Group), hari ini (25/8).

Dalam acara pembukaan kemarin dipamerkan sejumlah kesenian. Di antaranya seni baca puisi, seni lukis, hingga pameran busana khas Lampung. Dia berpendapat, sejumlah seniman asli Lampung harus mulai mengekspos beragam kesenian hasil kreasi mereka. Hal ini dilakukan agar kesenian di Lampung bisa terus berkembang.

’’Ini (kesenian, Red) akan menjadi even kita untuk bisa ditampilkan. Kita berharap kesenian ini bisa menjadi salah satu penguat perekonomian di Lampung,” tuturnya.

Terlebih, lanjut mantan Sekkab Lampung Selatan (Lamsel) tersebut, saat ini Lampung juga tengah menyiapkan destinasi dan jasa pariwisata dengan skala besar. Tentu, kata dia, rencana tersebut harus diimbangi dengan kerajinan tangan, busana, dan beberapa kesenian lain yang diharapkan dapat semakin menonjolkan nama Lampung.

’’Kemarin mungkin kita belum terlalu banyak menggali tentang lukisan kan. Kita punya potensi gajah, gunung, krakatau, dan lain-lain. Itu nilainya tinggi. Nah, saat ini bisa jadi momentum baik untuk dipamerkan dalam Jelajah Pasar Seni,” paparnya.

Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, kata pria ramah ini, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Di antaranya Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung yang akan membina warga guna mengembangkan seni kebudayaan menjadi satu paket wisata lengkap di wilayah Lampung.

Diketahui, acara kemarin resmi dibuka oleh Ketua Umum DKL Aprilani Yustin Ridho Ficardo, yang juga merupakan ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung.

LKF 2016 yang merupakan agenda tahunan Pemprov Lampung ini akan berlangsung hingga Minggu (28/8). Acara yang mengusung tema Lampung The Treasure of Sumatera ini bakal dipusatkan di Pantai Ringgung, Pesawaran. Dan puncaknya adalah melihat dari dekat keindahan alam Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (27/8) mendatang.

Tak ketinggalan sejumlah even pendukung lain disiapkan. Mulai seni sastra hingga pengenalan wisata bahari Lampung seperti Tanjungsetia, Pulau Pahawang, dan Teluk Kiluan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Lampung Choiria Pandarita menjelaskan, ajang LKF yang sebelumnya dikenal dengan nama Festival Krakatau mengusung konsep berbeda.

Konsep besarnya memublikasikan Lampung agar bisa berkancah di level nasional dan internasional. ’’Kita lebih ke promosi. Di mana nantinya ada lomba penulisan yang diikuti 50 peserta dari media nasional hingga blogger. Juga pemaksimalan wisata bahari dan pembacaan syair Lampung Karam,” jelasnya.

Dari sisi kegiatan, lanjut dia, juga akan ada sejumlah kegiatan menarik dan melibatkan masyarakat. Mulai festival layang-layang hingga semarak budaya. (jpg)

Respon Anda?

komentar