Penyakit Jantung Penyebab Utama Kematian Jamaah, Kemenag Perketat Kesehatan Calhaj

384
Pesona Indonesia

ilustrasi-serangan-jantungbatampos.co.id – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag), Zulkifli Aka mengatakan banyaknya kasus kematian jamaah haji yang meninggal saat menjalankan ibadah haji disebabkan oleh penyakit jantung.

Membuat pihaknya dan Kementrian Kesehatan memperketat persyaratan ibadah haji.

“Selain faktor usia lanjut, jantung merupakan penyebab utama kematian jamaah,” kata dia.

Berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan No. 15 Tahun 2016 tentang Istithaah atau kesiapan jasmani calon jamaah aji selama melakukan ibada haji.

Tujuan dari peraturan ini yakni mengoptimalkan kesehatan calhaj.

“Kita persiapkan calhaj yang benar-benar bisa mandiri, dan memiliki kesehatan yang bagus,” ujarnya.

Menurutnya, ada jika calhaj terindikasi memiliki riwayat penyakit jantung, dan pernah melakukan cuci darah, calhaj dipastikan tidak bisa berangkat menunaikan ibadah haji.

Hal ini dikarenakan Pemerintah Arab Saudi sudah tidak lagi menyiapkan peralatan dan fasilitas untuk calhaj dengan penyakit tersebut.

“Jadi yang bisa berangkat, adalah mereka yang benar-benar sehat,” ucapnya.

Dia menyarankan kepada calhaj yang gagal berangkat, bisa memilih alternatif haji kecil yakni umrah. Karena selain yang berangkat terbatas, pengawasan juga mudah dilakukan oleh pemandu tournya.

Jadi jamaah yang mendaftar di tahun 2016 adalah mereka yang benar-benar sehat. Berdasarkan data Kemenag Kota Batam, saat ini sudah ada 7.789 pendaftar ibada haji secara reguler, dan sedang menunggu keberangkatan hingga 2030 nanti.(cr17)

Respon Anda?

komentar