Pulau Senoa Disiapkan Jadi Kawasan Wisata Eksklusif

1263
Pesona Indonesia
Pulau Senoa, Natuna. foto:wonderfulnatuna.blogspot.co.id
Pulau Senoa, Natuna. foto:wonderfulnatuna.blogspot.co.id

batampos.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan serius mengembang wisata bahari di Natuna, salah satunya wisata Pulau Senoa. Pemerintah daerah pun diminta cepat membebaskan lahan yang sudah menjadi milik masyarakat.

Pulau Senoa merupakan salah satu pulau terluar di Natuna berbatasan langsung Malaysia. Pulau yang berhadapan dengan pantai Tanjung ini disiapkan sebagai kawasan wisata ekslusif untuk wisatawan mancanegara.

Ketua DPRD Natuna Yusripandi mengatakan, pemerintah daerah merencanakan pembebasan lahan di Pulau Senoa, seperti yang diminta Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Sekitar dua hektare lahan di Pulau Senoa akan dibebaskan, dan menjadi prioritas merintah daerah,” kata Yusripandi, Rabu (24/8).

Dikatakan Yusripandi, Pulau Senoa dalam perencanaan Kementerian Kelauatan dan Perikanan dijadikan wisata ekslusif bagi wisatawan. Dan tentu menjadi daya tarik wisatawan asing.

“Pengembangan wisata ekslusif Pulau Senoa sepenuhnya oleh Kementerian Kelauatan dan Perikanan, tapi secara teknisnya belum dibicarakan. Daerah hanya bebaskan lahan yang sudah dimiliki masyarakat, berdasarkan sertifikat tanah,” ujar Yusripandi.

Dikatakan Yusripandi, prioritas pembebasan lahan juga dilaksanakan di kawasan sentra kelautan dan perikanan di Selat Lampa. Tepatnya di Desa Teluk Depeh untuk pembangunan perumahan nelayan, sebagai perkampungan nelayan.

Terpisah, Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Natuna, Tony Yulipandri mengatakan, Desa Teluk Depeh sudah ditetapkan destinasi wisata pesisir yang disinkronkan dengan program kementerian kelauatan dan perikanan.

“Tentu, perumahan nelayan yang akan dibangun tetap mendukung konsep wisata pantai,” ujar Tony.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar