Penyaluran DAU Ditunda, Puluhan Agenda Rapat Rutinitas Batal Dilaksanakan

462
Pesona Indonesia
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bintan tahun buku 2015, Jumat (18/3) lalu. Tahun ini banyak agenda rapat dibatalkan karena penundaan penyaluran DAU. foto:istimewa
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bintan tahun buku 2015, Jumat (18/3) lalu. Tahun ini banyak agenda rapat dibatalkan karena penundaan penyaluran DAU. foto:istimewa

batampos.co.id – Kepala Bagian (Kabag) Umum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Abdul Wahid mengatakan kegiatan rapat rutinitas tahunan yang akan ditaja Sekretariat Daerah (Setda) Bintan dari September-Desember 2016 batal dilaksanakan akibat ditundanya penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat ke Pemkab Bintan sebesar Rp 32,5 miliar lebih.

“Alokasi dana untuk penyediaan jasa sewa gedung atau tempat untuk dilaksanakannya kegiatan rapat dipangkas. Akibatnya, agenda rutinitas tahunan di bawah naungan Setda batal dilaksanakan,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Kamis (25/8).

Setda Bintan telah mengagendakan rapat rutinitas untuk membahas berbagai program yang dibentuk Pemkab Bintan sesuai visi misi Bintan Gemilang. Program yang dibahas itu terkait sektor pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata dan kemasyarakatan. Untuk merealisasikan semua agenda itu dibutuhkan gedung atau tempat khusus agar rapat pembahasan puluhan program itu bisa fokus dan berjalan lancar.

Gedung atau tempat khusus itu, lanjutnya, bukan milik pemerintah melainkan swasta seperti ballroom hotel dan penyewaan tenda untuk kegiatan di ruangan terbuka. Pastinya semua itu butuh dana untuk penyewaannya. Sehingga Setda mengalokasikan penyediaan jasa penyewaan gedung atau tempat sebesar Rp 3 miliar lebih. Diantaranya Rp 2 miliar lebih dilaksanakan dari Januari-Agustus dan Rp 1 miliar lebih yang diagendakan dari September-Desember.

“Demi mengefisiensinya keuangan daerah. Maka penyediaan jasa sewa gedung dan tempat untuk kegiatan empat bulan kedepan dipangkas Rp 1,150 miliar. Jadi secara otomatis kegiatannya dibatalkan,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar