Sudah 7.590 Calhaj Embarkasi Batam di Tanah Suci

480
Pesona Indonesia
Seorang JCH asal Jambi yang tergabung dalam Kloter 17 Embarkasi Batam sedang bersiap-siap jelang keberangkatan ke tanah suci melalui Bandara Hang Nadim, Kamis (25/8). Foto: PPIH Batam untuk Batam Pos.
Seorang JCH asal Jambi yang tergabung dalam Kloter 17 Embarkasi Batam sedang bersiap-siap jelang keberangkatan ke tanah suci melalui Bandara Hang Nadim, Kamis (25/8). Foto: PPIH Batam untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 17, Kamis (25/8) kemarin, menggenapi jumlah calon haji (calhaj) yang diberangkatkan via embarkasi Batam menjadi 7.590 orang. Kloter 17 merupakan rombongan calhaj asal Jambi dengan rincian Kabupaten Merangin 298 orang, Sarolangun 120 orang, Kota Jambi 19 orang, dan Bungo 3 orang ditambah 5 orang petugas dengan jumlah total jamaah 445 orang.

“Dengan demikian sudah 7.590 jamaah calhaj Embarkasi Batam sudah berada di Tanah Suci. Kami terus memantau kondisi mereka dari petugas yang ada di sana,” kata Ketua Panitia Pelaksanaan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Marwin Jamal.

Kendati sudah berhasil diterbangkan menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines, kata Marwin, masih terlihat di wajah-wajah rombongan calhaj Kloter 17 begitu lelah. Bukan tanpa sebab, lantaran Kloter 17 menggunakan Embarkasi Antara Jambi. Dengan begitu mereka menggunakan maskapai penerbangan Sriwijaya Air dari Jambi menuju ke Batam dengan menggunakan tiga kali penerbangan dan tiba di bandara Hang Nadim Batam pada pukul 03.15, 03.30 dan 03.45 WIB.

“Tadi juga sudah saya ingatkan agar lekas beristirahat dalam pesawat agar setiba di Tanah Suci sudah kembali fit. Ketika haji, kesehatan itu adalah yang utama,” kata Marwin.

Hingga kini, Marwin memastikan pihaknya terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan tiap-tiap kelompok calhaj yang sudah tiba di Arab Saudi. Yang paling sering dan tak bosan-bosan disampaikan adalah perihal menjaga kekompakan dan kesehatan selama menunaikan ibadah haji.

“Itu hal kecil yang tidak bisa disepelekan. Kekompakan satu sama lain akan memberikan banyak kemudahan ketika menunaikan ibadah haji. Kalau tidak sehat, ya bagaimana mau melaksanakan tahapan ibadah di sana,” kata Marwin, kemarin.

Ihwal kekompakan antarrombongan sudah ditekankan Marwin bahkan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Juga termasuk dalam materi ketika manasik haji. Dengan begitu diharapkan sudah terjalin kekompakan satu sama lain yang rata-rata baru saling kenal pada ibadah haji tahun ini.

“Kalau tidak kompak, nanti bisa saja ada masalah yang timbul. Yang tersesatlah, yang miskomunikasilah, karena itu jadi penting agar selalu kompak selama di tanah suci,” kata pria yang juga Kepala Kanwil Kemenag Kepri ini.

Sementara itu, laporan terakhir yang diterima panitia, suhu udara di Arab Saudi pada pelaksanaan haji tahun ini mencapai bisa mencapai 50 °C. Dengan suhu setinggi itu dan berbeda dengan di tanah air, Marwin meminta seluruh calhaj agar menjaga pola makan. “Jaga kesehatan dengan banyak mengkonsumsi buah-buahan dan air putih,” ucapnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar